AI summary
Woodside Energy sedang mencari investor untuk pabrik LNG di Louisiana. Kesepakatan dengan Stonepeak menunjukkan minat besar terhadap proyek LNG di AS. Kuwait Petroleum mempertimbangkan untuk berinvestasi dan mendapatkan pasokan LNG dari proyek Woodside. Woodside Energy sedang dalam pembicaraan dengan unit luar negeri Kuwait Petroleum untuk menjual saham di pabrik LNG Louisiana di Amerika Serikat. Selain itu, unit luar negeri Kuwait Petroleum juga mempertimbangkan untuk mengamankan pasokan LNG dari proyek tersebut. Beberapa perusahaan lain juga menunjukkan minat untuk membeli saham dan pasokan LNG dari proyek ini.Sebelumnya, Woodside telah setuju untuk menjual 40% saham di pabrik LNG Louisiana kepada investor infrastruktur AS, Stonepeak, seharga $5,7 miliar. Selain itu, Woodside juga telah menandatangani kesepakatan pasokan dengan perusahaan utilitas Jerman, Uniper, untuk memasok 1 juta ton LNG per tahun dari proyek tersebut. Proyek LNG Louisiana ini sebelumnya dikenal sebagai Driftwood dan akan dikembangkan dalam empat fase untuk memenuhi permintaan gas yang meningkat.Woodside membeli Tellurian seharga $1,2 miliar tahun lalu untuk mengembangkan proyek LNG Louisiana yang memiliki kapasitas 27,6 juta metrik ton per tahun. Fase pertama proyek ini diperkirakan menelan biaya sekitar $16 miliar. Pada bulan Februari, Reuters melaporkan bahwa Woodside juga telah mengadakan pembicaraan dengan pembeli potensial lainnya termasuk Tokyo Gas, JERA dari Jepang, dan MidOcean Energy yang didukung oleh Saudi Aramco.
Ini adalah langkah strategis yang penting bagi Woodside untuk mendiversifikasi sumber pendanaannya dan memperkuat jaringan pasokan LNG global. Walaupun ada risiko pasar dan geopolitik, kolaborasi lintas negara ini menunjukkan tren penting dalam energi LNG sebagai komoditas penting masa depan.