Woodside Energy Jajaki Kerjasama Dengan Kuwait dalam Proyek LNG Louisiana
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
28 Apr 2025
24 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Woodside Energy sedang mencari investor untuk pabrik LNG di Louisiana.
Kesepakatan dengan Stonepeak menunjukkan minat besar terhadap proyek LNG di AS.
Kuwait Petroleum mempertimbangkan untuk berinvestasi dan mendapatkan pasokan LNG dari proyek Woodside.
Woodside Energy sedang dalam pembicaraan dengan unit luar negeri Kuwait Petroleum untuk menjual saham di pabrik LNG Louisiana di Amerika Serikat. Selain itu, unit luar negeri Kuwait Petroleum juga mempertimbangkan untuk mengamankan pasokan LNG dari proyek tersebut. Beberapa perusahaan lain juga menunjukkan minat untuk membeli saham dan pasokan LNG dari proyek ini.
Sebelumnya, Woodside telah setuju untuk menjual 40% saham di pabrik LNG Louisiana kepada investor infrastruktur AS, Stonepeak, seharga Rp 95.19 triliun ($5,7 miliar) . Selain itu, Woodside juga telah menandatangani kesepakatan pasokan dengan perusahaan utilitas Jerman, Uniper, untuk memasok 1 juta ton LNG per tahun dari proyek tersebut. Proyek LNG Louisiana ini sebelumnya dikenal sebagai Driftwood dan akan dikembangkan dalam empat fase untuk memenuhi permintaan gas yang meningkat.
Woodside membeli Tellurian seharga Rp 20.04 triliun ($1,2 miliar) tahun lalu untuk mengembangkan proyek LNG Louisiana yang memiliki kapasitas 27,6 juta metrik ton per tahun. Fase pertama proyek ini diperkirakan menelan biaya sekitar Rp 267.20 triliun ($16 miliar) . Pada bulan Februari, Reuters melaporkan bahwa Woodside juga telah mengadakan pembicaraan dengan pembeli potensial lainnya termasuk Tokyo Gas, JERA dari Jepang, dan MidOcean Energy yang didukung oleh Saudi Aramco.
Analisis Ahli
Fatih Birol (Executive Director IEA)
Kemitraan internasional di sektor LNG seperti ini mencerminkan kebutuhan global akan energi yang dapat diandalkan dan transisi energi yang lebih bersih melalui gas alam. Namun penting untuk diimbangi dengan investasi dalam energi terbarukan untuk masa depan yang berkelanjutan.