Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Harga Minyak Turun Akibat Kekhawatiran Perang Dagang dan Ketegangan Global

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
28 Apr 2025
116 dibaca
1 menit
Harga Minyak Turun Akibat Kekhawatiran Perang Dagang dan Ketegangan Global

AI summary

Perang dagang antara AS dan China berdampak signifikan pada harga minyak.
OPEC+ mungkin akan meningkatkan produksi minyak untuk mengatasi penurunan harga.
Ketidakpastian dalam negosiasi nuklir Iran dapat mempengaruhi pasar energi global.
Harga minyak mentah turun lebih dari $1 per barel pada Senin pagi karena kekhawatiran permintaan yang timbul dari perang dagang antara Amerika Serikat dan China. Harga minyak Brent turun $1,09 atau 1,63% menjadi $65,78 per barel, sementara harga minyak West Texas Intermediate turun $1,15 atau 1,82% menjadi $61,87 per barel.Perang dagang antara AS dan China mendominasi sentimen investor dalam pergerakan harga minyak, mengalahkan isu-isu lain seperti pembicaraan nuklir antara AS dan Iran serta ketidaksepakatan dalam koalisi OPEC+. Beberapa anggota OPEC+ diperkirakan akan menyarankan percepatan peningkatan produksi minyak untuk bulan kedua berturut-turut pada pertemuan mereka pada 5 Mei.Ledakan besar di pelabuhan terbesar Iran, Bandar Abbas, menewaskan setidaknya 40 orang dan melukai lebih dari 1.200 orang. Sementara itu, analis dari BNP Paribas memperkirakan harga Brent akan berada di kisaran tinggi $60 per barel pada kuartal kedua tahun ini.

Experts Analysis

John Evans
Dominasi sentimen perang dagang AS-Cina memicu tekanan besar pada harga minyak dan mengalahkan faktor geopolitik lain seperti pembicaraan nuklir Iran.
Phil Flynn
Ketidakpastian terkait tindakan militer di Iran dan keputusan pembelian minyak oleh Cina menjadi faktor utama yang menentukan arah pasar minyak dalam 48 jam ke depan.
Aldo Spanjer
Ketidakpastian internal OPEC+ dan keputusan mereka untuk mempercepat produksi menjadi sentimen bearish utama yang memperlemah tren harga minyak.
Editorial Note
Pasar minyak saat ini sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal yang sulit diprediksi, terutama ketegangan politik dan ekonomi global. Dalam jangka pendek, harga minyak akan terus mengalami fluktuasi tajam hingga ada kepastian dalam negosiasi perdagangan dan stabilitas geopolitik.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.