Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Mark Zuckerberg Akui TikTok Ancaman Berat, Meta Kembali ke Akar Facebook

Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
25 Apr 2025
68 dibaca
1 menit
Mark Zuckerberg Akui TikTok Ancaman Berat, Meta Kembali ke Akar Facebook

Rangkuman 15 Detik

Kehadiran TikTok menjadi ancaman serius bagi Meta dan mempengaruhi strategi bisnisnya.
Meta berusaha untuk kembali fokus pada hubungan antar pengguna melalui fitur baru.
Zuckerberg mengakui bahwa aplikasi media sosial kini berfungsi lebih sebagai mesin pencari daripada untuk meningkatkan koneksi sosial.
CEO Meta, Mark Zuckerberg, mengakui bahwa TikTok menjadi ancaman besar bagi bisnis Meta sejak kemunculannya pada tahun 2018. Pengakuan ini disampaikan dalam sidang anti monopoli terhadap Meta yang digelar oleh Komisi Perdagangan Federal AS (FTC). Zuckerberg menegaskan bahwa TikTok langsung menjadi prioritas utama dan ancaman kompetitif yang serius bagi perusahaannya. ByteDance, perusahaan induk TikTok, membeli Musical.ly pada tahun 2017 dan menggabungkannya dengan TikTok tahun berikutnya. Sekitar waktu yang sama, Meta berhenti melaporkan jumlah pengguna Facebook dalam laporan kuartalannya dan beralih ke metrik 'keluarga aplikasi' yang mencakup Instagram dan WhatsApp. Perubahan ini dirancang untuk menyembunyikan fakta bahwa aplikasi unggulan Meta mengalami perlambatan pertumbuhan. Zuckerberg juga menyatakan bahwa aplikasi media sosial sekarang berfungsi terutama sebagai mesin pencari, dan konten tersebut kemudian bisa dibawa ke aplikasi pesan. Namun, Meta kini berupaya kembali ke akar Facebook dengan menekankan kembali hubungan antar pengguna. Perusahaan meluncurkan sejumlah fitur baru yang memudahkan interaksi antar teman, termasuk pembaruan tab Friends yang menyoroti permintaan pertemanan dan aktivitas teman.

Analisis Ahli

Andrew Bosworth (CTO Meta)
Perubahan metrik pelaporan dan pengembangan fitur yang menekankan koneksi sosial menunjukkan strategi Meta untuk mempertahankan ekosistem pengguna dalam menghadapi kompetisi yang ketat dari TikTok.
Kurt Wagner (Reporter teknologi di Bloomberg)
Pengakuan Zuckerberg di sidang anti monopoli ini memberikan gambaran jujur tentang betapa besar tantangan yang dihadapi Meta, dan menggarisbawahi pentingnya inovasi dalam bisnis media sosial saat ini.