Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

23andMe Diselidiki DPR AS Terkait Perlindungan Data Saat Ajukan Kebangkrutan

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (11mo ago) cyber-security (11mo ago)
24 Apr 2025
70 dibaca
1 menit
23andMe Diselidiki DPR AS Terkait Perlindungan Data Saat Ajukan Kebangkrutan

Rangkuman 15 Detik

23andMe sedang dalam proses kebangkrutan dan mencari pemilik baru.
Komite Energi dan Perdagangan House mengkhawatirkan privasi data pelanggan selama proses penjualan.
23andMe harus mematuhi kebijakan privasi yang ketat jika menjual data pelanggan.
Komite DPR untuk Energi dan Perdagangan sedang menyelidiki keputusan 23andMe untuk mengajukan kebangkrutan Bab 11. Komite ini mengirim serangkaian pertanyaan kepada perusahaan bioteknologi tersebut dengan tenggat waktu 1 Mei. 23andMe sedang mencari pemilik baru dan mengevaluasi tawaran akuisisi potensial. Perusahaan ini memulai proses kebangkrutan secara sukarela pada bulan Maret setelah memberhentikan lebih dari 200 karyawan dan menutup divisi terapeutiknya pada bulan November. Perusahaan juga menghadapi masalah besar ketika peretas mengakses data pribadi hampir 7 juta pengguna pada tahun 2023, yang mengakibatkan penyelesaian senilai Rp 501.00 miliar ($30 juta) dengan individu yang terkena dampak. Komite DPR mengkhawatirkan keselamatan informasi pribadi pelanggan 23andMe dalam proses penjualan perusahaan. Mereka mengajukan beberapa pertanyaan penting mengenai perlindungan data pasca-penjualan, penerapan kebijakan privasi, dan proses vetting calon pembeli. 23andMe telah merilis pernyataan bahwa calon pembeli harus mematuhi kebijakan privasi perusahaan dan hukum yang berlaku.

Analisis Ahli

Dr. Andi Wijaya (Ahli Cyber Security)
Penanganan data pribadi dalam kebangkrutan harus dilakukan dengan sangat hati-hati agar tidak ada risiko kebocoran data. Regulator harus memastikan semua calon pembeli mengikuti standar tinggi perlindungan data untuk melindungi konsumen.