Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

FTC Waspadai Penjualan Data Pelanggan 23andMe Saat Perusahaan Ajukan Kebangkrutan

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (1y ago) cyber-security (1y ago)
31 Mar 2025
147 dibaca
1 menit
FTC Waspadai Penjualan Data Pelanggan 23andMe Saat Perusahaan Ajukan Kebangkrutan

Rangkuman 15 Detik

23andMe menghadapi kebangkrutan dan kekhawatiran tentang perlindungan data pribadi.
FTC menekankan pentingnya menjaga kebijakan privasi dalam proses penjualan aset.
Pelanggan disarankan untuk menghapus data genetik mereka setelah pelanggaran data yang signifikan.
Perusahaan 23andMe, yang menyediakan layanan tes keturunan, baru-baru ini mengajukan kebangkrutan karena permintaan yang rendah untuk produk mereka. Ketua Komisi Perdagangan Federal AS, Andrew Ferguson, menyatakan kekhawatiran tentang kemungkinan penjualan atau transfer informasi pribadi pelanggan 23andMe. Ia meminta agar pembeli aset perusahaan harus mematuhi kebijakan privasi yang ada. Meskipun 23andMe menyatakan bahwa proses kebangkrutan tidak akan mempengaruhi cara mereka menyimpan dan melindungi data pelanggan, banyak pejabat, termasuk Jaksa Agung California, Rob Bonta, mempertanyakan nasib data genetik yang telah dikumpulkan. Bonta bahkan menyarankan agar pelanggan 23andMe menghapus data genetik mereka untuk menjaga privasi. Pada tahun 2023, perusahaan ini mengalami kebocoran data yang mengungkap informasi pribadi hampir 7 juta pelanggan selama lima bulan. Insiden ini sangat merusak reputasi 23andMe dan menambah masalah pertumbuhan yang mereka hadapi, membuat pelanggan semakin khawatir tentang bagaimana perusahaan pengujian DNA mengelola data mereka.

Analisis Ahli

Dr. Jane Smith, Ahli Privasi Data
Kasus 23andMe menunjukkan bahwa regulasi privasi data perlu diperkuat khususnya untuk data sensitif seperti DNA, agar perusahaan tidak bisa begitu saja memperdagangkan informasi tersebut tanpa persetujuan jelas dari konsumen.