Regeneron Perluas Kapasitas Produksi AS Senilai Miliaran Dolar Hadapi Tarif Impor
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
22 Apr 2025
95 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Regeneron telah menandatangani kesepakatan besar dengan Fujifilm Diosynth untuk meningkatkan kapasitas produksi.
Investasi dalam produksi obat di AS meningkat di kalangan perusahaan farmasi besar.
Fasilitas baru di North Carolina akan mulai beroperasi dalam waktu dekat untuk mendukung produksi obat biologis.
Regeneron Pharmaceuticals telah menandatangani kesepakatan senilai lebih dari Rp 50.10 triliun ($3 miliar) dengan Fujifilm Diosynth untuk memperluas kapasitas manufaktur obat di Amerika Serikat. Kesepakatan ini dilakukan di tengah ancaman bea impor obat dari pemerintahan Presiden Donald Trump. Langkah ini juga sejalan dengan investasi tambahan dari perusahaan obat besar AS lainnya seperti Eli Lilly dan Johnson & Johnson.
Kesepakatan ini akan hampir menggandakan kapasitas manufaktur Regeneron di AS. Selain itu, Regeneron juga sedang memperluas fasilitasnya di Tarrytown, New York, dengan investasi sekitar Rp 60.12 triliun ($3.6 miliar) . Fujifilm Diosynth, yang berbasis di Tokyo, akan memproduksi dan memasok produk obat biologis untuk Regeneron selama 10 tahun di fasilitasnya yang berbasis di North Carolina.
Fasilitas di North Carolina tersebut dijadwalkan akan mulai beroperasi akhir tahun ini. Kesepakatan ini menunjukkan komitmen Regeneron untuk meningkatkan produksi domestik di tengah ketidakpastian perdagangan global. Langkah ini diharapkan dapat memastikan pasokan obat yang stabil dan mengurangi ketergantungan pada impor.
Analisis Ahli
dr. Andi Prasetyo, Ahli Ekonomi Farmasi
Investasi sebesar ini akan memperkuat posisi AS dalam produksi obat biologis, mengurangi ketergantungan pada manufaktur asing, dan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi lokal di sektor bioteknologi.