PhRMA dan Novartis Dorong Akses Obat Murah Lewat Investasi dan Platform Baru
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
30 Sep 2025
118 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
PhRMA berkomitmen untuk meningkatkan akses obat bagi pasien di AS.
Novartis meluncurkan platform langsung untuk menawarkan obat dengan harga yang lebih transparan.
Investasi signifikan dalam infrastruktur diharapkan dapat menciptakan ratusan ribu pekerjaan di sektor biopharmaceutical.
Pharmaceutical Research and Manufacturers of America (PhRMA) mengumumkan rencananya untuk melakukan investasi besar di bidang manufaktur biopharmaceutical di Amerika Serikat. Tujuannya adalah untuk memperkuat basis produksi domestik dan meningkatkan akses pasien terhadap obat-obatan dengan biaya lebih rendah.
Salah satu inisiatif utama PhRMA adalah peluncuran AmericasMedicines.com pada Januari 2026, sebuah situs yang akan memudahkan pasien menemukan program pembelian langsung dari produsen dan berbagai sumber daya dukungan. Ini diharapkan bisa mengurangi kebutuhan pasien bergantung pada perantara yang sering menaikkan harga obat.
Novartis AG mengambil bagian dalam gerakan ini dengan meluncurkan platform pembelian langsung obat Cosentyx, yang memberikan potongan harga sekitar 55% untuk pasien yang membayar tunai. Langkah ini diharapkan bisa memperjelas transparansi harga dan mengurangi biaya keluar dari kantong pasien.
Investasi 500 miliar dolar AS yang diinisiasi PhRMA diperkirakan akan menghasilkan output ekonomi hingga 1,2 triliun dolar AS dan menciptakan lebih dari 100.000 lapangan pekerjaan, termasuk 25.000 pekerjaan di sektor biopharmaceutical secara langsung. Ini menunjukkan dampak ekonomi yang cukup besar dari proyek tersebut.
PhRMA juga mengingatkan pentingnya stabilitas kebijakan tanpa penambahan tarif dan kontrol harga pemerintah. Mereka menegaskan program bantuan keuangan mereka saat ini sudah menjangkau sekitar 10 juta pasien setiap tahunnya, sebagai upaya untuk meringankan beban biaya obat yang tinggi.
Analisis Ahli
Dr. Michael Johnson, Ahli Kebijakan Kesehatan
Pendekatan direct-to-patient bisa merevolusi distribusi obat dan potensi penghematan biaya, tetapi harus diimbangi dengan mekanisme perlindungan konsumen yang kuat agar tidak merugikan kelompok rentan.Prof. Linda Wang, Ekonom Kesehatan
Investasi infrastruktur sebesar 500 miliar dolar AS akan memberikan dampak positif yang signifikan pada perekonomian AS serta lapangan kerja, selama suku bunga dan kebijakan perdagangan tetap stabil.