Jumlah Sumur Minyak AS Naik Tipis, Produksi Diperkirakan Puncak Tahun 2027
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
18 Apr 2025
92 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Jumlah rig minyak dan gas di AS meningkat untuk pertama kalinya dalam empat minggu.
Proyeksi produksi minyak AS menunjukkan peningkatan meskipun ada penurunan harga yang diharapkan.
Kebijakan ekonomi dan tarif dapat mempengaruhi permintaan minyak dan proyeksi produksi di masa depan.
Perusahaan energi AS menambah rig minyak dan gas untuk pertama kalinya dalam empat minggu, menurut laporan dari Baker Hughes. Jumlah rig minyak dan gas naik dua menjadi 585 dalam minggu yang berakhir pada 17 April, meskipun jumlah total rig masih lebih rendah dibandingkan tahun lalu.
Baker Hughes melaporkan bahwa rig minyak naik satu menjadi 481 minggu ini, sementara rig gas naik satu menjadi 98. Di basin serpih Utica, pengebor menambah dua rig, menjadikan total jumlah rig menjadi 13, tertinggi sejak Februari 2024.
Meskipun harga minyak mentah AS diperkirakan akan turun untuk tahun ketiga berturut-turut pada 2025, produksi minyak AS diproyeksikan naik dari 13,2 juta barel per hari pada 2024 menjadi sekitar 13,5 juta barel per hari pada 2025. Produksi minyak AS diperkirakan akan mencapai puncaknya pada 14 juta barel per hari pada 2027.
Analisis Ahli
U.S. Energy Information Administration
Produksi minyak AS akan mencapai titik puncak pada 2027 dan kemudian menurun secara bertahap akibat keterbatasan sumber daya shale dan efek dari kebijakan ekonomi internasional seperti tarif.