Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Harga Minyak Turun dan Tarif Impor Membebani Industri Minyak AS Setelah Trump Jadi Presiden

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
11 Apr 2025
63 dibaca
2 menit
Harga Minyak Turun dan Tarif Impor Membebani Industri Minyak AS Setelah Trump Jadi Presiden

AI summary

Harga minyak yang rendah dapat mempengaruhi keputusan perusahaan untuk mengebor dan memproduksi minyak.
Tarif baru dapat meningkatkan biaya produksi dan mengurangi daya saing perusahaan minyak AS.
OPEC dapat mengambil keuntungan dari situasi ini dengan meningkatkan pangsa pasar mereka.
Presiden Donald Trump pada hari pertama menjabat berupaya meningkatkan produksi minyak dan gas AS, namun industri minyak AS mulai mempertimbangkan pengurangan produksi dan pekerjaan karena peningkatan produksi minyak dari OPEC dan tarif yang mengurangi permintaan. Harga minyak mentah AS turun tajam menjadi sekitar $55 per barel bulan ini dari sekitar $78 sehari sebelum Trump dilantik. Banyak perusahaan mengatakan mereka tidak dapat mengebor secara menguntungkan jika harga minyak turun di bawah $65 per barel.Tarif baru akan membuat pembelian baja dan peralatan lebih mahal, yang dapat semakin mengurangi pengeboran kecuali harga minyak naik secara substansial. Pasar minyak, bersama dengan Wall Street, mulai jatuh bebas pada 2 April ketika Trump mengumumkan tarif baru pada mitra dagang. Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya di OPEC+ mengatakan mereka akan mempercepat peningkatan produksi, mendorong harga minyak AS ke level terendah sejak lockdown pandemi menghancurkan permintaan.Jumlah rig minyak AS turun menjadi 506 pada akhir Maret, turun 382 rig sejak 2018. Biaya rata-rata untuk menutupi pengeluaran operasional untuk sumur yang ada adalah sekitar $41 per barel. Para ahli memperkirakan bahwa jika harga minyak tetap di $50-an, jumlah rig minyak akan turun hingga 50%. Perusahaan independen publik yang sudah disiplin modal akan harus memotong anggaran dan rig jika harga minyak turun ke $60-an atau $50-an.

Experts Analysis

Roe Patterson
Tarif dan produksi OPEC membuka jalan bagi negara-negara OPEC untuk mengambil pangsa pasar AS dan menurunkan rig count secara signifikan.
Cam Hewell
Jika harga minyak tetap di tingkat rendah, rig count di AS bisa turun hingga 50%, sulit untuk mempertahankan operasi dengan biaya yang terus meningkat.
Matthew Bernstein
Meski biaya produksi inti rendah, perusahaan akan memperlambat aktivitas pengeboran jika harga minyak di bawah $65 per barel karena risiko pada pembayaran dividen dan kesehatan keuangan.
Bryan Sheffield
Perusahaan independen yang sudah disiplin akan dipaksa memangkas anggaran dan jumlah rig jika harga minyak tetap di bawah level ambang.
Editorial Note
Kebijakan tarif yang diambil Trump secara ironis malah memperburuk posisi perusahaan minyak AS dengan menaikkan biaya input dan mendorong OPEC untuk mengambil alih pangsa pasar. Industri minyak kini menghadapi situasi yang berlawanan dengan slogan kampanye 'drill, baby, drill', karena harga minyak yang terus rendah tidak menguntungkan perusahaan yang seharusnya menjadi pendorong utama ekonomi energi AS.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.