Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Tren Pengeluaran Remaja 2025: Merek Populer dan Kecantikan Raih Puncak Baru

Bisnis
Marketing
marketing (11mo ago) marketing (11mo ago)
17 Apr 2025
103 dibaca
1 menit
Tren Pengeluaran Remaja 2025: Merek Populer dan Kecantikan Raih Puncak Baru

Rangkuman 15 Detik

Pengeluaran remaja meningkat, menunjukkan kekuatan mereka dalam pengambilan keputusan belanja.
Merek yang membangkitkan nostalgia menjadi semakin populer di kalangan Gen Z.
Media sosial dan influencer memainkan peran penting dalam tren belanja remaja.
Pengeluaran remaja yang dilaporkan sendiri meningkat musim semi ini dibandingkan dengan tahun 2024, menurut survei yang dilakukan oleh Piper Sandler. Survei ini melibatkan lebih dari 6,400 remaja dengan usia rata-rata 16 tahun. Remaja memainkan peran penting dalam mendorong pilihan pengeluaran rumah tangga dan mengidentifikasi tren baru. Pengeluaran tahunan remaja mencapai Rp 39.88 juta ($2,388) , meningkat 6% dari musim semi 2024 dan 1% dari musim gugur. Pengeluaran untuk kecantikan mencapai titik tertinggi di Rp 6.25 juta ($374) , meningkat 10% dari tahun sebelumnya. Beberapa merek pakaian dan makanan teratas telah berubah dalam beberapa tahun terakhir, dengan Nike tetap menjadi merek alas kaki teratas meskipun minat dari remaja perempuan menurun. Remaja juga menunjukkan preferensi untuk merek yang membawa nostalgia dari awal 2000-an, seperti Coach, Kate Spade, American Eagle, dan UGG. Dalam hal media sosial, Instagram adalah aplikasi yang paling banyak digunakan, diikuti oleh TikTok dan Snapchat. Amazon, Nike, dan Shein adalah situs web yang paling banyak dibeli, sementara Uber dan DoorDash mendominasi dalam layanan ridesharing dan pengiriman makanan.

Analisis Ahli

Philip Kotler
Mengikuti perkembangan tren remaja sangat penting agar merek terus relevan, khususnya dengan pemanfaatan influencer dan platform digital yang semakin dominan dalam pengambilan keputusan pembelian.
Jean Twenge
Generasi Z menunjukkan karakteristik konsumen yang unik, mengutamakan pengalaman dan nilai emosional dari merek, bukan hanya produk fisiknya.