Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Perang Dagang AS-China Dorong Obligasi Naik, Dolar Turun, Emas Cetak Rekor

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
11 Apr 2025
1285 dibaca
1 menit
Perang Dagang AS-China Dorong Obligasi Naik, Dolar Turun, Emas Cetak Rekor

TLDR

Suku bunga Treasury AS mengalami kenaikan signifikan akibat ketidakpastian pasar.
Perang dagang antara AS dan China terus mempengaruhi pasar keuangan global.
Harga emas mencapai rekor tertinggi, menunjukkan minat investor terhadap aset aman.
Artikel ini membahas tentang kenaikan imbal hasil Treasury AS, penurunan nilai dolar AS terhadap franc Swiss, dan kenaikan harga emas di tengah perang dagang global yang sedang berlangsung antara AS dan China. Imbal hasil obligasi 10-tahun AS mencatat kenaikan mingguan terbesar dalam beberapa dekade, sementara dolar AS jatuh ke level terendah dalam satu dekade terhadap franc Swiss.Harga emas mencapai rekor tertinggi, dan indeks saham AS naik lebih dari 1%, dengan saham bank naik setelah hasil pendapatan yang sebagian besar positif. Beijing meningkatkan tarif pada impor AS menjadi 125% sebagai balasan terhadap keputusan Trump untuk menaikkan bea masuk pada barang-barang China.Para analis mengatakan bahwa hedge fund dan manajer aset lainnya menjual obligasi minggu ini setelah menerima panggilan margin dan mencatat kerugian tajam dari volatilitas pasar. Meskipun lelang obligasi 10-tahun dan 30-tahun yang kuat membantu menstabilkan pasar, banyak investor tetap waspada untuk membeli obligasi sampai ada perbaikan lebih lanjut dalam likuiditas.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.