Pasar Saham Global Anjlok Drastis Karena Tarif Trump dan Kekhawatiran Ekonomi
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
07 Apr 2025
64 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Pasar saham global mengalami kerugian lebih dari $10 triliun akibat tarif yang diterapkan oleh AS.
Indeks volatilitas menunjukkan ketidakpastian yang tinggi di pasar, mencerminkan kekhawatiran investor.
Sektor perbankan dan harga minyak mengalami penurunan signifikan sebagai dampak dari kekhawatiran ekonomi global.
Pasar saham global mengalami penurunan besar-besaran yang menghapus lebih dari Rp 167.00 quadriliun ($10 triliun) dari pasar utama, dipicu oleh kekhawatiran tentang dampak ekonomi dari tarif yang diberlakukan oleh Presiden AS Donald Trump. Penurunan ini mengingatkan pada krisis keuangan global 2008 dan krisis COVID-19 tahun 2020.
Indeks saham S&P 500 mengalami penurunan terburuk sejak akhir Perang Dunia II, sementara indeks VIX Wall Street mencapai level tertinggi sejak penurunan saham global Agustus lalu. Saham perbankan global, terutama di Eropa dan Jepang, mengalami penurunan tajam, dan harga minyak Brent turun hampir 15% dalam tiga sesi perdagangan.
Mata uang dolar Australia dan dong Vietnam juga mengalami penurunan signifikan. Para ahli memperkirakan bahwa saham AS akan terus turun dan biaya pinjaman untuk perusahaan akan meningkat, yang akan mempengaruhi pengeluaran konsumen dan pertumbuhan ekonomi.
Analisis Ahli
Kevin Thozet
Saya memperkirakan saham AS akan terus turun dan biaya pinjaman perusahaan semakin naik, yang akan berdampak negatif pada konsumsi dan pertumbuhan ekonomi.Libby George
Kenaikan risiko pasar global ini menggambarkan kompleksitas hubungan perdagangan internasional yang terganggu oleh tarif dan balasan tarif.