Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Tarif Dagang AS Memicu Kejatuhan Saham Global dan Tekanan Berat bagi Teknologi

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
07 Apr 2025
227 dibaca
1 menit
Tarif Dagang AS Memicu Kejatuhan Saham Global dan Tekanan Berat bagi Teknologi

AI summary

Kebijakan tarif AS dapat menyebabkan ketidakpastian di pasar saham global.
Perusahaan teknologi AS mungkin menghadapi risiko lebih besar akibat perang dagang.
Resesi di AS dan global menjadi kemungkinan nyata akibat dampak dari kebijakan perdagangan yang agresif.
Artikel ini membahas dampak dari tarif perdagangan besar-besaran yang diterapkan oleh Presiden AS Donald Trump dan kurangnya respons cepat dari Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga, yang menyebabkan penurunan pasar saham global. Trump tidak khawatir tentang kerugian yang telah menghapus triliunan dolar dari nilai pasar saham global.Beberapa hedge fund mengatakan mereka menjual semua atau sebagian besar saham mereka karena perang dagang Trump. Tarif perdagangan AS yang tinggi dapat menyebabkan resesi di dalam dan luar negeri, dan Fed tidak terburu-buru untuk menurunkan suku bunga meskipun ada ketidakpastian perdagangan.Perusahaan teknologi besar AS dan bank mungkin menjadi sasaran balasan dalam perang dagang yang meningkat. Goldman Sachs melihat kemungkinan resesi AS tahun ini sebesar 45%, sementara JPMorgan melihat kemungkinan penurunan ekonomi global sebesar 60%.

Experts Analysis

Ricardo Hausmann
Fokus perdagangan AS yang hanya pada barang tanpa memperhitungkan jasa dan investasi merupakan pendekatan yang sempit dan bisa berbalik merugikan AS sendiri karena kekuatan investasi dan jasa AS jauh lebih besar daripada nilai barang yang diperdagangkan.
Goldman Sachs
Ada probabilitas 45% terjadinya resesi AS tahun ini akibat dampak perang dagang dan ketidakpastian pasar yang berlanjut.
JPMorgan
Risiko global terhadap perlambatan ekonomi lebih tinggi dari sebelumnya, dengan peluang 60% terjadinya resesi global terkait eskalasi perang dagang.
Editorial Note
Ketegangan perdagangan saat ini menunjukkan betapa rapuhnya pasar global terhadap kebijakan proteksionisme yang ekstrem; saham teknologi yang selama ini jadi pilar penguatan pasar kini menunjukkan kerentanan luar biasa. Tanpa adanya sinyal pelonggaran kebijakan dari AS atau stimulus dari Fed, pasar kemungkinan akan terus mengalami tekanan signifikan dalam jangka menengah.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.