Perang Dagang AS-China Memicu Kejatuhan Pasar Saham Terbesar Sejak Pandemi
Bisnis
Ekonomi Makro
04 Apr 2025
20 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Perang dagang antara AS dan China menyebabkan ketidakpastian besar di pasar saham.
Laporan pekerjaan yang baik tidak cukup untuk mengimbangi kekhawatiran tentang resesi global.
Federal Reserve menghadapi tantangan dalam mengelola inflasi di tengah kebijakan tarif yang ketat.
Wall Street mengalami krisis terburuk sejak COVID-19, dengan indeks S&P 500 turun 6% setelah China membalas kenaikan tarif yang diumumkan oleh Presiden Donald Trump. Kenaikan tarif ini meningkatkan ketegangan dalam perang dagang antara Amerika Serikat dan China, yang dapat berujung pada resesi global. Meskipun laporan pekerjaan di AS menunjukkan bahwa perekrutan meningkat, hal ini tidak cukup untuk menghentikan penurunan pasar saham.
Pasar saham di seluruh dunia mengalami kerugian besar setelah China mengumumkan tarif balasan sebesar 34% terhadap produk AS. Banyak perusahaan di S&P 500 mengalami penurunan harga saham, dan harga minyak serta komoditas lainnya juga jatuh. Para analis khawatir bahwa perang dagang ini dapat melemahkan ekonomi global, dan ada kekhawatiran tentang inflasi yang mungkin meningkat akibat tarif tersebut.
Presiden Trump tampak tidak terpengaruh oleh penurunan pasar dan menyatakan bahwa ini adalah waktu yang baik untuk berinvestasi. Namun, para ekonom memperingatkan bahwa jika perang dagang berlanjut, harga saham mungkin akan turun lebih jauh. Beberapa perusahaan yang banyak berbisnis dengan China mengalami kerugian besar, seperti DuPont dan GE Healthcare, yang sahamnya jatuh drastis.
Analisis Ahli
Rick Rieder
Kondisi ekonomi dan dunia telah berubah, sehingga ketidakpastian yang ditimbulkan perang dagang memperberat tekanan di pasar keuangan.Brian Jacobsen
Pemulihan pasar sangat bergantung pada bagaimana dan secepat apa negosiasi tarif bisa dilakukan.Jerome Powell
Tarif yang tinggi bisa membangun ekspektasi inflasi yang menguat, menimbulkan lingkaran setan inflasi yang sulit dihentikan.