Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

FTC Khawatir Data Genetik Pelanggan 23andMe Terancam Saat Kebangkrutan

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (1y ago) cyber-security (1y ago)
01 Apr 2025
57 dibaca
1 menit
FTC Khawatir Data Genetik Pelanggan 23andMe Terancam Saat Kebangkrutan

Rangkuman 15 Detik

23andMe menghadapi kebangkrutan akibat permintaan yang menurun.
FTC menekankan pentingnya perlindungan data pribadi dalam proses kebangkrutan.
Peretasan yang terjadi telah merusak reputasi 23andMe dan menimbulkan kekhawatiran tentang privasi pelanggan.
23andMe, sebuah perusahaan yang menjual kit tes DNA untuk mengetahui asal-usul keluarga, baru-baru ini mengajukan kebangkrutan karena permintaan yang rendah. Komisi Perdagangan Federal AS (FTC) mengungkapkan kekhawatiran tentang kemungkinan penjualan atau transfer informasi pribadi pelanggan 23andMe. Ketua FTC, Andrew Ferguson, menyatakan bahwa setiap pembeli aset 23andMe harus mematuhi kebijakan privasi yang ada. Setelah kebangkrutan, 23andMe mengatakan bahwa proses tersebut tidak akan mempengaruhi cara mereka menyimpan atau melindungi data pelanggan. Namun, pejabat seperti Jaksa Agung California, Rob Bonta, mempertanyakan nasib data genetik yang telah dikumpulkan. Kebijakan privasi perusahaan menyebutkan bahwa data tersebut bisa dijual kepada perusahaan lain, dan Bonta mendorong pelanggan untuk menghapus data genetik mereka. Pada tahun 2023, terjadi pelanggaran data yang mengakibatkan informasi pribadi hampir 7 juta pelanggan 23andMe terekspos. Insiden ini merusak reputasi perusahaan dan menambah masalah pertumbuhan yang mereka hadapi. Pelanggaran ini membuat banyak pelanggan khawatir tentang privasi dan bagaimana perusahaan tes DNA mengelola data mereka.

Analisis Ahli

Anderson Cooper
Kasus 23andMe menegaskan bahwa perlindungan data sangat krusial dalam industri bioteknologi, dan konsumen harus selalu diberi kontrol penuh atas informasi genetik mereka.