Tuduhan OpenAI Gunakan Buku Berbayar Tanpa Izin untuk Latih Model AI Terbaru
Teknologi
Kecerdasan Buatan
02 Apr 2025
195 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
OpenAI dituduh menggunakan konten berbayar tanpa izin untuk melatih model AI mereka.
Penelitian menunjukkan bahwa model GPT-4o memiliki pengenalan yang lebih baik terhadap konten O'Reilly dibandingkan model sebelumnya.
Metode DE-COP digunakan untuk mendeteksi apakah model AI memiliki pengetahuan tentang teks tertentu dari data pelatihan.
OpenAI, perusahaan yang mengembangkan model AI seperti ChatGPT, dituduh menggunakan konten berhak cipta tanpa izin untuk melatih modelnya. Sebuah makalah baru dari organisasi pengawas AI mengklaim bahwa OpenAI mungkin telah menggunakan buku-buku berbayar dari O'Reilly Media tanpa lisensi untuk melatih model GPT-4o, yang merupakan model default di ChatGPT. Penulis makalah tersebut, termasuk pendiri O'Reilly Media, menyatakan bahwa model GPT-4o menunjukkan pengenalan yang lebih kuat terhadap konten buku O'Reilly dibandingkan dengan model sebelumnya, GPT-3.5 Turbo.
Para peneliti menggunakan metode yang disebut DE-COP untuk menguji apakah model AI dapat membedakan antara teks yang ditulis manusia dan versi yang dihasilkan oleh AI. Hasilnya menunjukkan bahwa GPT-4o kemungkinan memiliki pengetahuan tentang banyak buku O'Reilly yang tidak dipublikasikan sebelum batas waktu pelatihan model tersebut. Namun, penulis juga mengakui bahwa metode mereka tidak sempurna dan ada kemungkinan OpenAI mendapatkan kutipan buku tersebut dari pengguna yang menyalinnya ke dalam ChatGPT.
Meskipun OpenAI memiliki beberapa kesepakatan lisensi untuk data pelatihannya, perusahaan ini sedang menghadapi beberapa tuntutan hukum terkait praktik penggunaan data pelatihan dan hak cipta. Makalah O'Reilly ini menambah tantangan bagi OpenAI dalam menghadapi kritik dan masalah hukum yang sedang berlangsung.
Analisis Ahli
Tim O’Reilly
Menggugah kesadaran akan perlunya regulasi yang lebih jelas dan adil dalam penggunaan data berhak cipta oleh perusahaan AI.Ilan Strauss
Menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pelatihan model AI yang menggunakan data proprietary.

