Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Hakim Tolak Permohonan OpenAI Dan Microsoft, Kasus Hak Cipta Times Berlanjut

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
01 Apr 2025
1487 dibaca
1 menit
Hakim Tolak Permohonan OpenAI Dan Microsoft, Kasus Hak Cipta Times Berlanjut

TLDR

Gugatan New York Times dapat mempengaruhi hukum hak cipta terkait AI.
Keputusan hakim memberikan lebih banyak peluang bagi New York Times untuk memenangkan kasus.
Kasus ini menjadi perhatian utama di industri media dan dapat mempengaruhi cara perusahaan teknologi menggunakan konten.
Seorang hakim di Pengadilan Distrik AS baru-baru ini menolak sebagian besar permohonan OpenAI untuk menghentikan gugatan yang diajukan oleh New York Times. Gugatan ini mengklaim bahwa OpenAI dan pemilik minoritasnya, Microsoft, telah melanggar hak cipta dengan menyalin karya-karya Times untuk melatih model bahasa besar mereka. Keputusan hakim ini memungkinkan sebagian besar kasus Times untuk dilanjutkan, yang bisa berujung pada persidangan.OpenAI dan Microsoft tidak membantah klaim pelanggaran hak cipta yang diajukan oleh Times, tetapi mereka mencoba untuk menghentikan beberapa klaim lainnya. Hakim Sidney Stein menolak beberapa permohonan mereka, termasuk permintaan untuk menghentikan klaim hak cipta terkait karya yang lebih tua dari tiga tahun. Namun, beberapa permohonan mereka untuk menghentikan klaim tertentu berhasil.Kasus ini sangat penting karena bisa menjadi preseden hukum untuk hak cipta di era kecerdasan buatan (AI). Banyak perusahaan media dan pemilik konten lainnya sedang mengawasi hasil dari kasus ini, karena bisa mempengaruhi bagaimana hukum hak cipta diterapkan pada teknologi AI di masa depan. Setelah fase penemuan selesai, semua pihak akan mengajukan argumen untuk keputusan awal yang akan menentukan apakah kasus ini akan dilanjutkan ke persidangan juri.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.