Ziff Davis Gugat OpenAI atas Pelanggaran Hak Cipta Konten Digital
Teknologi
Kecerdasan Buatan
25 Apr 2025
10 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Ziff Davis menggugat OpenAI atas dugaan pelanggaran hak cipta.
OpenAI dituduh menggunakan karya Ziff Davis tanpa izin meskipun ada larangan.
Beberapa perusahaan media telah menandatangani perjanjian lisensi dengan OpenAI, sementara yang lain memilih untuk menggugat.
Ziff Davis, pemilik beberapa outlet digital seperti CNET dan PCMag, menggugat OpenAI atas klaim pelanggaran hak cipta. Perusahaan ini menuduh OpenAI membuat salinan persis dari karya-karyanya tanpa izin dan melatih model AI-nya menggunakan karya tersebut meskipun telah ada instruksi untuk tidak mengikis data menggunakan file robots.txt.
Dalam gugatan tersebut, Ziff Davis menyatakan bahwa OpenAI telah menyalin, mereproduksi, dan menyimpan karya-karya dari outletnya, yang kemudian digunakan untuk membuat respons di ChatGPT. Ziff Davis juga mengklaim bahwa OpenAI menghapus informasi hak cipta dari konten yang diambil.
Ziff Davis meminta pengadilan untuk menghentikan OpenAI dari mengeksploitasi karyanya dan menghancurkan dataset atau model yang mengandung konten tersebut. Beberapa outlet media lain telah menandatangani perjanjian lisensi konten dengan OpenAI, namun Ziff Davis bergabung dengan beberapa perusahaan media lain yang menggugat OpenAI atas pelanggaran hak cipta.
Analisis Ahli
Lawrence Lessig
Penggunaan data berhak cipta dalam pelatihan AI harus diatur dengan prinsip fair use yang lebih rinci agar tidak merusak hak pencipta dan ekonomi kreatif.Kate Crawford
Persoalan etika dan hak cipta di pelatihan AI ini adalah titik kritis yang menentukan masa depan pengembangan teknologi kecerdasan buatan secara bertanggung jawab.

