Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pertarungan Besar: Disney dan NBCUniversal Gugat AI Gara-Gara Pelanggaran Hak Cipta

Teknologi
Kecerdasan Buatan
YahooFinance YahooFinance
12 Jun 2025
26 dibaca
2 menit
Pertarungan Besar: Disney dan NBCUniversal Gugat AI Gara-Gara Pelanggaran Hak Cipta

Rangkuman 15 Detik

Disney dan NBCUniversal menggugat Midjourney karena pelanggaran hak cipta.
Gugatan terkait penggunaan AI untuk pelatihan model tanpa izin dari pemilik hak cipta semakin meningkat.
Kasus-kasus ini menunjukkan tantangan hukum yang dihadapi perusahaan teknologi terkait penggunaan data berhak cipta.
Beberapa perusahaan besar di Hollywood seperti Disney dan NBCUniversal sedang menggugat perusahaan-perusahaan AI yang mereka tuduh menggunakan karya mereka tanpa izin. Mereka mengatakan, program seperti Midjourney mengambil gambar karakter terkenal milik mereka seperti Darth Vader dan Minions tanpa izin resmi untuk melatih model AI dan membuat gambar baru. Selain itu, Reddit juga menggugat Anthropic, perusahaan AI yang katanya menggunakan data pengguna Reddit tanpa persetujuan. Pelanggaran ini termasuk penggunaan data pribadi pengguna yang banyak untuk melatih model AI bernama Claude. Semua ini menimbulkan pertanyaan besar tentang legalitas dan etika penggunaan data berhak cipta oleh pengembang AI. Banyak kasus serupa sudah beredar di pengadilan. Misalnya, OpenAI yang membuat ChatGPT juga digugat karena memakai jutaan karya tanpa izin untuk melatih sistemnya, termasuk berita dari New York Times dan karya lain yang dilindungi hak cipta. Perusahaan AI ini berargumen bahwa mereka memakai data yang tersedia untuk umum dan masuk dalam kategori fair use, tapi hal ini masih diperdebatkan di pengadilan. Kasus-kasus ini penting karena akan menentukan aturan baru seputar pelatihan AI dan penggunaan bahan berhak cipta di masa depan. Jika pengadilan memutuskan bahwa pengembang AI harus meminta izin terlebih dahulu, maka industri AI akan menghadapi perubahan besar dalam cara mereka mengumpulkan data dan membangun teknologi mereka. Sampai saat ini, belum ada keputusan hukum yang pasti. Namun, perseteruan hukum antara pembuat konten dan pengembang AI ini menandakan pergulatan kuat tentang bagaimana teknologi baru harus diatur agar adil bagi semua pihak, terutama dalam melindungi hak cipta dan hak kekayaan intelektual.