Permintaan Turun, Industri Maskapai AS Alami Tekanan Besar dan Pangkas Penerbangan
Bisnis
Ekonomi Makro
28 Mar 2025
78 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Industri penerbangan AS mengalami penurunan permintaan akibat ketidakpastian ekonomi.
Maskapai penerbangan mengurangi kapasitas penerbangan untuk melindungi margin keuntungan.
Kepercayaan konsumen AS berada pada level terendah dalam lebih dari empat tahun.
Industri penerbangan di Amerika Serikat sedang menghadapi masalah karena permintaan perjalanan yang menurun. Setelah sebelumnya optimis akan peningkatan laba, banyak maskapai kini harus memangkas perkiraan laba mereka. Hal ini disebabkan oleh ketidakpastian ekonomi, inflasi yang tinggi, dan pengeluaran masyarakat yang berkurang. Saham maskapai seperti Delta dan United Airlines juga mengalami penurunan yang signifikan.
Beberapa maskapai, termasuk Delta dan United, telah mengurangi jumlah penerbangan untuk menghindari penurunan tarif dan melindungi keuntungan mereka. CEO United Airlines bahkan memperingatkan bahwa jika permintaan tidak pulih, akan ada penurunan besar di seluruh industri pada paruh kedua tahun ini. Selain itu, insiden keselamatan baru-baru ini juga membuat masyarakat lebih khawatir untuk terbang.
Kepercayaan konsumen di AS juga menurun, mencapai level terendah dalam lebih dari empat tahun. Data menunjukkan bahwa penjualan tiket pesawat melalui agen perjalanan turun, dan pertumbuhan jumlah penumpang juga melambat. Meskipun maskapai masih optimis untuk pendapatan tahun ini, mereka khawatir jika permintaan tetap rendah selama musim panas, yang biasanya merupakan waktu paling menguntungkan bagi mereka.
Analisis Ahli
Scott Kirby
Penurunan permintaan perjalanan bisa membawa dampak besar pada industri jika tidak ada pemulihan, terutama di sektor premium dan jarak jauh yang masih bertahan.Barry Biffle
Perlambatan ini adalah hal yang tidak bisa dihindari, namun dengan strategi yang tepat, pendapatan tahunan masih bisa dipertahankan jika permintaan kembali membaik.

