Kebijakan Tarif AS Buka Peluang Investasi Baru di Pasar Negara Berkembang
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
27 Mar 2025
274 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Pasar berkembang mulai menarik perhatian investor karena kekhawatiran terhadap ekonomi AS.
Valuasi yang rendah di pasar berkembang memberikan peluang bagi investor untuk mendapatkan keuntungan.
Stimulus dari Eropa dan China diharapkan dapat mendukung pertumbuhan pasar berkembang jika ekonomi AS melambat.
Beberapa investor percaya bahwa pasar negara berkembang (emerging markets) akan semakin menarik karena kekhawatiran tentang ekonomi AS. Mereka mulai membeli mata uang dan obligasi dari negara-negara seperti Amerika Latin dan Eropa Timur. Hal ini terjadi karena kebijakan tarif yang diterapkan oleh Presiden Donald Trump diperkirakan akan memperlambat pertumbuhan ekonomi AS, sehingga membuat investor mencari peluang di luar negeri. Pasar saham negara berkembang bahkan menunjukkan kinerja terbaik di kuartal pertama sejak 2019.
Meskipun investor telah mengalami banyak harapan yang tidak terwujud dalam dekade terakhir, saat ini banyak yang melihat bahwa aset di negara berkembang terlihat murah dibandingkan dengan pasar yang lebih maju. Beberapa analis percaya bahwa pergeseran ini bisa berlangsung lama, mengingat banyak investor global masih terlalu terfokus pada saham AS. Namun, ada juga risiko jika ekonomi AS tetap kuat, yang bisa mengganggu tren positif ini.
Analisis Ahli
Bob Michele
Emerging markets terlihat murah secara valuasi dibandingkan pasar maju, sehingga menarik untuk masuk sekarang.Edwin Gutierrez
Trumponomics memberi tantangan nyata terhadap dominasi ekonomi Amerika Serikat yang sudah berlangsung puluhan tahun.Axel Christensen
Amerika Latin menunjukkan peluang investasi dengan potensi pemulihan yang baik setelah penurunan pasar AS.Carmen Altenkirch
Unwinding exceptionalism AS dan melemahnya dolar akan menguntungkan pasar negara berkembang karena yield relatif stabil.