Investor Beralih ke Obligasi Berkualitas Tinggi di Pasar Berkembang Karena Risiko Global
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
16 Mar 2025
205 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Investor pasar berkembang kini lebih memilih obligasi berkualitas tinggi daripada utang berisiko tinggi.
Kebijakan tarif dan ketidakpastian ekonomi global mempengaruhi keputusan investasi di pasar berkembang.
Obligasi negara dengan peringkat lebih tinggi menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan utang junk di tahun 2025.
Investor di pasar negara berkembang kini lebih memilih obligasi dolar berkualitas tinggi daripada obligasi junk yang lebih berisiko. Hal ini terjadi karena ketidakpastian ekonomi global dan penurunan minat terhadap risiko. Beberapa manajer investasi, seperti dari Pinebridge dan T. Rowe Price, mulai membeli obligasi dari negara-negara seperti Meksiko, Kolombia, dan Afrika Selatan, yang dianggap memiliki nilai yang baik dan likuiditas tinggi. Mereka percaya bahwa obligasi dengan peringkat BB dan BBB lebih mampu bertahan di tengah biaya pinjaman yang tinggi dan penurunan imbal hasil obligasi AS.
Sementara itu, obligasi dari negara-negara dengan peringkat lebih rendah, seperti Ekuador dan Argentina, kini menjadi kurang menarik karena risiko yang lebih besar dan imbal hasil yang tidak sebanding. Beberapa negara, seperti Meksiko, masih memiliki posisi fiskal yang kuat meskipun menghadapi ancaman tarif dari AS. Para investor kini lebih memilih obligasi dari negara-negara yang lebih stabil dan tradisional, menghindari risiko yang lebih tinggi dari obligasi junk.
Analisis Ahli
Anders Faergemann
Menyatakan pentingnya pengurangan eksposur pada segmen high yield yang sensitif terhadap fluktuasi US Treasury sehingga fokus pada obligasi BBB/BB lebih menguntungkan.Samy Muaddi
Menjelaskan bahwa obligasi negara berkembang dengan kualitas tinggi lebih tahan terhadap kebijakan luar negeri seperti pengurangan bantuan AS, dan mencerminkan kesempatan jangka panjang yang aman.Polina Kurdyavko
Memperhatikan spread obligasi Meksiko dan Kolombia terlalu lebar akibat aksi jual berlebihan dari pasar, sehingga mereka menjadi target investasi utama.David Robbins
Melihat adanya cekatan pasar yang mulai mempersempit spread obligasi negara seperti Panama, memperlihatkan awal pergerakan positif di segmen ini.