Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pasar Berkembang Menguat Saat Tarif AS Picu Spekulasi Perlambatan Ekonomi

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
06 Mar 2025
1104 dibaca
1 menit
Pasar Berkembang Menguat Saat Tarif AS Picu Spekulasi Perlambatan Ekonomi

TLDR

Kebijakan tarif dapat memiliki dampak signifikan pada aliran investasi global.
Mata uang negara berkembang menunjukkan potensi penguatan di tengah ketidakpastian ekonomi AS.
Analisis pasar menunjukkan bahwa pasar saham negara berkembang mulai pulih dari kinerja buruk di tahun-tahun sebelumnya.
Aset-aset di negara berkembang mengalami kenaikan karena spekulasi bahwa tarif tinggi yang diterapkan oleh Presiden Donald Trump akan memperlambat ekonomi AS dan mengalihkan investasi ke pasar lain. Indeks saham negara berkembang naik 2,1% pada hari Rabu, sementara mata uang negara-negara Eropa Timur juga menguat. Peso Meksiko menguat 1,2% terhadap dolar AS karena ada kemungkinan penundaan tarif mobil untuk Kanada dan Meksiko. Para analis percaya bahwa penurunan nilai dolar AS akan mendukung mata uang negara berkembang untuk naik lebih lanjut.Saham-saham di Polandia dan Hongaria juga meningkat setelah Jerman mengumumkan rencana investasi besar-besaran untuk pertahanan dan infrastruktur. Secara keseluruhan, saham negara berkembang telah naik 3,8% tahun ini, lebih baik dibandingkan dengan indeks saham global lainnya. Para ahli mengatakan bahwa pasar kini lebih realistis dalam menilai dampak tarif, dan ekonomi yang bergantung pada ekspor mungkin menghadapi tantangan, tetapi hal ini sudah diperkirakan sejak Trump terpilih.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.