Jiaolong Ditingkatkan, Siap Jalankan Ratusan Misi Penelitian Laut Dalam 2025
Sains
Iklim dan Lingkungan
26 Mar 2025
163 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Jiaolong telah menjalani peningkatan teknologi untuk meningkatkan kemampuan penelitian ilmiah.
Misi penelitian mendatang akan mencakup studi di berbagai samudera.
Ujicoba menunjukkan bahwa Jiaolong dapat melakukan penyelaman lebih sering dan intensif.
China telah melakukan uji coba pada kapal selam dalam laut yang diperbarui, yaitu Jiaolong, di Laut China Selatan untuk mempersiapkannya dalam misi penelitian laut. Kapal selam ini mampu menyelam hingga lebih dari 7.000 meter dan baru saja menyelesaikan uji coba selama sebulan setelah mendapatkan peningkatan teknologi. Menurut laporan media, Jiaolong akan segera digunakan untuk misi penelitian ilmiah yang lebih intensif, dengan lebih dari 80 penyelaman yang direncanakan pada tahun 2025, yang akan menjadi rekor baru untuk operasi tahunan kapal ini.
Selama uji coba, Jiaolong berhasil melakukan 14 penyelaman dalam 10 hari, termasuk empat hari di mana kapal ini melakukan dua penyelaman dalam satu hari. Pada sembilan penyelaman, terdapat lebih banyak ilmuwan di dalam kapal dibandingkan penyelam profesional, yang memungkinkan lebih banyak tugas ilmiah dilakukan selama setiap penyelaman. Misi penelitian ini akan mencakup studi di Pasifik Barat, Arktik, dan Samudra Hindia.
Analisis Ahli
Dr. Li Wei (Ahli Oseanografi Nasional)
Peningkatan frekuensi dan kapasitas misi ini menunjukkan kemajuan teknologi submersible yang akan memperkuat data ilmiah, tetapi koordinasi antara ilmuwan dan penyelam harus diperhatikan untuk menjaga keselamatan operasional.Prof. Zhang Min (Ilmuwan Kelautan)
Jiaolong yang diperbarui dapat memfasilitasi berbagai studi penting di kedalaman laut, membuka peluang penelitian interdisipliner yang lebih baik di perairan penting seperti Arktik dan Samudra Hindia.


