BRIS Luncurkan Bank Emas dan Siapkan Pembiayaan Emas Semester I-2025
Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
26 Mar 2025
141 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
PT Bank Syariah Indonesia Tbk. meluncurkan bank emas dan berencana untuk menawarkan layanan pembiayaan emas.
OJK mendukung pengembangan ekosistem bulion di Indonesia dan siap mengevaluasi permohonan izin dari bank.
Indonesia memiliki potensi besar dalam produksi dan cadangan emas, yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung perekonomian nasional.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) baru saja meluncurkan bank emas dan berencana untuk menyediakan layanan pembiayaan emas pada semester pertama tahun 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendukung inisiatif ini dan akan segera mengevaluasi permohonan izin yang diajukan oleh bank. Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan komoditas emas, dengan posisi sebagai negara penghasil emas terbesar kedelapan di dunia dan cadangan emas terbesar keenam. Kegiatan usaha bullion diharapkan dapat membantu perekonomian nasional dengan memberikan lebih banyak pilihan investasi dan mendukung sektor-sektor terkait emas.
Direktur Utama BSI, Hery Gunardi, menyatakan bahwa pengembangan bisnis bank emas ini sejalan dengan visi pemerintah untuk meningkatkan nilai tambah dalam negeri. BSI juga akan melanjutkan proses perizinan untuk layanan lain seperti penyimpanan emas. Saat ini, omset bisnis emas di BSI mencapai Rp 28,7 triliun, dan mereka berharap dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian Indonesia. Dengan adanya bank emas syariah pertama di Indonesia, BSI ingin menawarkan instrumen investasi yang aman dan mudah diakses oleh masyarakat.
Analisis Ahli
Dian Ediana Rae
Pengembangan kegiatan usaha bullion akan memperdalam pasar keuangan di Indonesia dan memberikan diversifikasi produk keuangan syariah yang inovatif.Hery Gunardi
Bisnis emas di BSI memiliki potensi multiplier effect besar bagi perekonomian nasional dengan mengintegrasikan hilirisasi dan industrialisasi sektor emas.

