Harga Emas Capai Rekor Rp 50.10 ribu (US$3.000) , Dorong Bisnis Emas Bank Syariah Melonjak
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
19 Mar 2025
130 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Harga emas mencapai level tertinggi sepanjang sejarah di US$3.000 per troy ons.
Kenaikan harga emas berdampak positif terhadap penyaluran pinjaman berbasis agunan emas.
PT Bank Syariah Indonesia mengalami pertumbuhan signifikan dalam layanan investasi emas.
Harga emas dunia melonjak dan mencapai level Rp 50.10 ribu (US$3.000) per troy ons untuk pertama kalinya dalam sejarah pada tanggal 17 Maret 2025. Kenaikan ini terjadi menjelang keputusan suku bunga dari The Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat dan juga terkait dengan tarif perdagangan. Pada perdagangan hari berikutnya, harga emas masih menguat sedikit menjadi Rp 50.13 ribu (US$3.002) ,11 per troy ons. Kenaikan harga emas ini memberikan dampak positif bagi perusahaan yang memberikan pinjaman berbasis agunan emas, karena nilai investasi emas juga meningkat.
Bank Syariah Indonesia (BSI) melaporkan bahwa harga emas kini mencapai Rp1.741.000 per gram, naik sekitar 10% dari awal tahun. Kenaikan harga emas ini berdampak pada bisnis bank emas, di mana layanan BSI Emas Digital tumbuh 27,56% dalam setahun. Emas dianggap sebagai investasi yang aman dan tahan terhadap inflasi, sehingga banyak orang tertarik untuk berinvestasi dalam emas, baik secara cicilan maupun melalui tabungan emas.
Analisis Ahli
Dwi Hadi Atmaka
Kenaikan harga emas akan berdampak positif pada penyaluran pinjaman berbasis agunan emas dan mendongkrak kinerja keuangan bank.Wisnu Sunandar
Tren kenaikan harga emas memberikan potensi nilai investasi yang meningkat bagi nasabah melalui cicil dan tabungan emas digital, yang juga mendorong pertumbuhan bisnis emas BSI.


