Presiden Prabowo Pimpin Rapat Persiapan APBN 2026 dengan Fokus Efisiensi
Finansial
Kebijakan Fiskal
26 Mar 2025
137 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Rapat di Istana Negara membahas persiapan APBN 2026.
Kementerian Keuangan sedang menyusun anggaran berdasarkan program penting yang akan dijalankan.
Kebijakan efisiensi diharapkan dapat menciptakan budaya baru dalam birokrasi.
Presiden Prabowo Subianto mengadakan rapat dengan beberapa menteri ekonomi di Istana Negara pada Rabu, 26 Maret 2025, untuk membahas rencana pembentukan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Rapat ini dihadiri oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dan beberapa pejabat lainnya. Sri Mulyani menyatakan bahwa program-program penting pemerintah akan tetap dilaksanakan, dan Kementerian Keuangan sedang menyusun rancangan anggarannya.
Dalam rapat sebelumnya, Sri Mulyani juga menjelaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran akan diteruskan untuk menciptakan budaya baru dalam birokrasi di seluruh kementerian dan lembaga. Dengan pemangkasan anggaran belanja pemerintah pusat sebesar Rp 306,69 triliun tahun ini, diharapkan pola belanja pemerintah akan menjadi lebih efisien dan terukur untuk tahun-tahun mendatang.
Analisis Ahli
Sri Mulyani Indrawati
Efisiensi dalam anggaran merupakan fondasi penting untuk menjaga keberlanjutan fiskal dan mengoptimalkan penggunaan dana negara demi pembangunan yang berkualitas.Airlangga Hartarto
Pendekatan terukur dalam penganggaran akan mendukung stabilitas ekonomi nasional dan mendukung program pembangunan strategis pemerintah.

