Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Laba PGAS Naik 22%, Pendapatan Gas Bumi dan LNG Tunjang Kinerja Tahun 2024

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
26 Mar 2025
166 dibaca
1 menit
Laba PGAS Naik 22%, Pendapatan Gas Bumi dan LNG Tunjang Kinerja Tahun 2024

AI summary

PGN mencatatkan laba yang meningkat 22,05% pada tahun 2024.
Pendapatan dari niaga gas bumi menjadi sumber utama pendapatan PGN.
Total aset dan liabilitas PGN mengalami penyusutan, sementara total ekuitas meningkat sedikit.
PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) mencatatkan laba bersih sebesar US$349,66 juta atau sekitar Rp5,63 triliun pada tahun 2024, meningkat 22,05% dibandingkan tahun sebelumnya. Pendapatan PGAS mencapai US$3,78 miliar, dengan sebagian besar berasal dari penjualan gas bumi, baik dari pihak berelasi maupun pihak ketiga. Selain itu, PGAS juga mendapatkan pendapatan dari perdagangan LNG sebesar US$221,50 juta.Meskipun pendapatan meningkat, beban pokok pendapatan juga naik menjadi US$3,03 miliar, sehingga laba bruto PGAS menjadi US$757,38 juta. Total aset PGAS menyusut menjadi US$6,41 miliar, sementara total liabilitas juga menurun menjadi US$2,74 miliar. Namun, total ekuitas PGAS sedikit meningkat menjadi US$6,41 miliar.

Experts Analysis

Aninda Putra (Ekonom Energi)
Kenaikan pendapatan PGAS sejalan dengan tren permintaan energi yang meningkat, khususnya gas alam. Namun, perusahaan harus terus berinovasi dalam diversifikasi dan efisiensi agar bisa menghadapi tantangan global terkait transisi energi bersih.
Maria Sari (Analis Keuangan)
Laba yang meningkat lebih dari 20% adalah indikator kinerja perusahaan yang semakin solid. Pendekatan konservatif terhadap liabilitas juga membantu menjaga kestabilan finansial PGAS dalam jangka menengah.
Editorial Note
Peningkatan laba dan pendapatan PGAS menunjukkan efektivitas strategi perusahaan dalam memanfaatkan pasar gas bumi, termasuk LNG yang kini mulai menjadi fokus penting. Meskipun total aset menyusut, pengelolaan liabilitas yang lebih baik dapat menjadi sinyal kestabilan finansial yang positif bagi investor jangka panjang.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.