Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

PGE Catat Pendapatan dan Produksi Tertinggi, Fokus Kembangkan Energi Panas Bumi

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
25 Mar 2025
183 dibaca
1 menit
PGE Catat Pendapatan dan Produksi Tertinggi, Fokus Kembangkan Energi Panas Bumi

AI summary

PGE mencatatkan pendapatan dan produksi listrik tertinggi dalam sejarah pada tahun 2024.
Meskipun laba bersih mengalami penurunan, PGE tetap menjaga profitabilitas dan efisiensi biaya.
PGE berkomitmen untuk investasi strategis dalam pengembangan proyek panas bumi baru dan peningkatan kapasitas produksi.
Pada tahun 2024, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mencatat pendapatan sebesar US$407,12 juta, sedikit meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai US$406,29 juta. Meskipun laba bersih PGE mengalami penurunan dari US$163,57 juta menjadi US$160,30 juta, perusahaan tetap menunjukkan kinerja yang baik dengan produksi listrik tertinggi sepanjang sejarah dan pengelolaan biaya yang efisien. Direktur Utama PGE, Julfi Hadi, menyatakan bahwa peningkatan kinerja operasional di beberapa wilayah kerja panas bumi menjadi faktor utama pencapaian ini.PGE juga berhasil meningkatkan produksi listrik di berbagai lokasi, seperti Kamojang, Lahendong, dan Lumut Balai. Total produksi listrik mencapai 4.827,22 GWh, meningkat 1,96% dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, total aset PGE meningkat menjadi USD2,99 miliar, sementara liabilitas berhasil ditekan, menunjukkan bahwa perusahaan terus tumbuh dan mengelola utangnya dengan baik.

Experts Analysis

Ahmad Suryana (Ahli Energi Terbarukan)
PGE sudah berada di jalur yang tepat dengan fokusnya pada peningkatan kapasitas dan pengelolaan keuangan yang prudent. Hal ini akan membantu memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin energi panas bumi global dalam beberapa tahun ke depan.
Editorial Note
PGE menunjukkan kemampuan adaptasi yang kuat dalam menghadapi fluktuasi pasar energi dengan tetap menjaga profitabilitas dan efisiensi operasional di tengah ekspansi kapasitas. Investasi strategis yang dilakukan hari ini sangat penting untuk memastikan kelangsungan pertumbuhan energi terbarukan di Indonesia, walaupun risiko peningkatan biaya operasional perlu terus dikendalikan dengan ketat.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.