Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Laba PT Barito Pacific Melonjak 116% Meski Pendapatan Turun Karena Pemeliharaan

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (1y ago) investment-and-capital-markets (1y ago)
17 Mar 2025
222 dibaca
1 menit
Laba PT Barito Pacific Melonjak 116% Meski Pendapatan Turun Karena Pemeliharaan

Rangkuman 15 Detik

BRPT mengalami lonjakan laba meskipun pendapatan mereka turun.
Pemeliharaan terjadwal menjadi faktor utama penurunan pendapatan perusahaan.
Aset BRPT meningkat dari tahun sebelumnya, menunjukkan pertumbuhan dalam permodalan.
PT Barito Pacific Tbk (BRPT), perusahaan petrokimia, melaporkan laba yang meningkat 116,28% pada akhir tahun 2024, mencapai Rp 943.22 miliar (US$56,48 juta) atau sekitar Rp923,1 miliar. Meskipun laba meningkat, pendapatan perusahaan turun 13,5% menjadi Rp 39.91 triliun (US$2,39 miliar) karena adanya pemeliharaan terjadwal di pabrik dan gangguan pasokan global. Direktur Utama BRPT, Agus Pangestu, menjelaskan bahwa penurunan pendapatan disebabkan oleh berkurangnya volume produksi selama pemeliharaan, meskipun pendapatan dari segmen lain tetap stabil. Di sisi lain, BRPT berhasil mendapatkan keuntungan dari perubahan nilai tukar mata uang asing dan pendapatan keuangan lainnya. Perusahaan mencatatkan total aset sebesar Rp 175.85 triliun (US$10,53 miliar) pada akhir 2024, meningkat dari tahun sebelumnya. Liabilitas dan ekuitas perusahaan masing-masing tercatat sebesar Rp 105.88 triliun (US$6,34 miliar) dan Rp 69.97 triliun (US$4,19 miliar) .

Analisis Ahli

Ekonom Senior Indonesia
Kenaikan laba BRPT meski pada tekanan pendapatan menunjukkan kemampuan manajemen adaptasi di tengah ketidakpastian pasar global dan volatilitas harga komoditas. Hal ini juga memperlihatkan pentingnya diversifikasi dan hedging dalam bisnis petrokimia.
Analis Pasar Modal
BRPT mampu memanfaatkan faktor eksternal seperti fluktuasi kurs untuk meningkatkan keuntungan, yang mengindikasikan strategi keuangan yang solid walau operasional sempat terganggu.