Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Penyebab Anjloknya IHSG dan Cara Pemerintah Stabilkan Pasar Modal Indonesia

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
26 Mar 2025
39 dibaca
1 menit
Penyebab Anjloknya IHSG dan Cara Pemerintah Stabilkan Pasar Modal Indonesia

AI summary

IHSG mengalami penurunan yang signifikan karena investor beralih ke aset yang lebih aman.
Pemerintah berhasil mengumpulkan dana melalui penerbitan Surat Utang Negara meskipun pasar modal sedang tidak stabil.
Harga emas meningkat seiring dengan penurunan indeks pasar saham di Indonesia dan Amerika Serikat.
Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) menjelaskan bahwa anjloknya pasar modal Indonesia disebabkan oleh investor yang lebih memilih untuk membeli aset yang lebih aman. Juru Bicara PCO, Dedek Prayudi, menyebutkan bahwa penurunan indeks pasar tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di negara lain seperti Amerika Serikat. Misalnya, indeks S&P 500 turun 10% dalam sebulan terakhir, yang membuat harga emas meningkat.Meskipun pasar saham mengalami penurunan, pemerintah Indonesia berhasil menerbitkan Surat Utang Negara (SUN) dan mengumpulkan dana sebesar Rp 28 triliun. Dedek juga menekankan bahwa iklim investasi di Indonesia tetap baik, dengan defisit yang terjaga dan penerimaan pajak yang meningkat. Pada perdagangan terbaru, IHSG naik 3,14% dan harga emas juga mengalami kenaikan.

Experts Analysis

Sri Mulyani (Menteri Keuangan Indonesia)
Penerbitan SUN yang berhasil menunjukan kepercayaan pasar domestik maupun internasional terhadap fundamental ekonomi Indonesia yang solid meskipun di tengah volatilitas pasar global.
Nicholas Mapa (Analis Ekonomi)
Penurunan di pasar saham merupakan reaksi wajar dari ketidakpastian global, tetapi pergeseran investor ke SBN dan emas menunjukkan bahwa masih ada optimisme terhadap instrumen investasi yang lebih aman.
Editorial Note
Penurunan IHSG yang terjadi bukan semata karena masalah domestik tetapi fenomena global di mana investor cenderung mencari keamanan ketika ketidakpastian meningkat. Pemerintah sudah mengambil langkah yang tepat dengan menerbitkan SUN untuk menarik modal dan menjaga stabilitas pasar, namun penguatan pasar ini masih rentan jika ketidakpastian global berlanjut.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.