TLDR
Pengadilan menolak permintaan penerbit musik untuk memblokir penggunaan lirik lagu oleh Anthropic. Kasus ini menyoroti isu penggunaan adil dalam pengembangan produk AI. Sengketa hukum ini mencakup banyak penerbit dan artis terkenal yang merasa hak cipta mereka dilanggar. Perusahaan kecerdasan buatan Anthropic berhasil meyakinkan seorang hakim federal di California untuk menolak permintaan sementara dari penerbit musik, termasuk Universal Music Group, yang ingin melarang Anthropic menggunakan lirik lagu mereka untuk melatih chatbot AI bernama Claude. Hakim Eumi Lee menyatakan bahwa permintaan penerbit terlalu luas dan mereka tidak dapat menunjukkan bahwa tindakan Anthropic menyebabkan "kerugian yang tidak dapat diperbaiki." Penerbit musik tersebut mengklaim bahwa Anthropic menggunakan lirik tanpa izin dari lebih dari 500 lagu oleh artis terkenal seperti Beyoncé dan Rolling Stones.Kasus ini adalah salah satu dari beberapa gugatan yang mengklaim bahwa karya berhak cipta telah disalahgunakan tanpa izin untuk mengembangkan produk AI. Perusahaan teknologi seperti OpenAI dan Microsoft juga berpendapat bahwa mereka menggunakan materi berhak cipta dengan cara yang "adil" menurut hukum AS. Namun, hakim Lee tidak secara khusus membahas masalah penggunaan yang adil dalam putusannya.