BNI Siapkan Dividen Tinggi di RUPST 2025, Investor Bisa Dapat Untung Besar
Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
26 Mar 2025
129 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
RUPST BNI akan membahas penggunaan laba bersih dan pembagian dividen.
Rasio dividen yang diperkirakan lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yaitu 55%-60%.
Laba bersih BNI untuk tahun 2024 tumbuh 2,63% menjadi Rp 21,46 triliun.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada hari Rabu, 26 Maret 2025, di Ballroom Menara BNI. Dalam rapat ini, salah satu agenda penting adalah membahas penggunaan laba bersih tahun 2024, termasuk keputusan mengenai besaran dividen yang akan dibagikan kepada pemegang saham. Direktur Utama BNI, Royke Tumilaar, memperkirakan rasio dividen untuk tahun ini akan meningkat menjadi 55% hingga 60% dari laba bersih yang mencapai Rp 21,46 triliun.
Dengan rasio dividen tersebut, BNI diperkirakan akan membagikan dividen tunai antara Rp 12,88 triliun hingga Rp 13,95 triliun, yang berarti setiap pemegang saham bisa mendapatkan dividen sekitar Rp 316 hingga Rp 345 per lembar saham. Meskipun harga saham BBNI mengalami penurunan sebesar 15,03% menjadi Rp 3.900, imbal hasil dividen (dividend yield) diperkirakan akan berkisar antara 8,1% hingga 8,8%.
Analisis Ahli
Anwar Sanusi
Kenaikan rasio dividennya adalah langkah strategis yang positif untuk meningkatkan daya tarik saham BNI, memancing minat pasar modal terutama investor yang mencari pendapatan dividen stabil.
