Menteri ESDM Pastikan Kesiapan Infrastruktur Mudik Kendaraan Listrik 2025
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
21 Mar 2025
90 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Menteri ESDM mempersiapkan infrastruktur untuk mendukung pemudik kendaraan listrik.
PLN menyediakan layanan dan fasilitas untuk pemudik, termasuk petugas siaga dan aplikasi untuk perencanaan perjalanan.
Ketersediaan energi primer di Jawa Tengah cukup untuk memenuhi kebutuhan selama arus mudik.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, sedang mempersiapkan infrastruktur untuk mendukung pemudik yang menggunakan kendaraan listrik saat Ramadan dan Idul Fitri 2025 di jalur Pantura Jawa Tengah. Ia memastikan ada 307 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 215 lokasi, sehingga pemudik tidak perlu khawatir. Selain itu, transaksi di SPKLU meningkat pesat, dan diperkirakan ada 9.275 pemudik yang menggunakan kendaraan listrik, meningkat lima kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Untuk memberikan pelayanan yang baik, PT PLN menyiapkan 1.720 petugas yang siap membantu 24 jam dan menyediakan fitur Road Trip Planner di PLN Mobile untuk memudahkan pengguna merencanakan perjalanan. Bahlil juga menjamin ketersediaan energi untuk pembangkit listrik di Jawa Tengah, dengan stok bahan bakar yang mencukupi dan daya listrik yang cukup untuk memenuhi kebutuhan selama periode mudik.
Analisis Ahli
Ahmad M. Rosyidi (Pakarnya Energi Terbarukan)
Kesiapan infrastruktur SPKLU dan pasokan energi primer dengan reserve margin yang besar adalah sinyal positif bagi pengembangan kendaraan listrik di Indonesia. Namun, perlu terus diwaspadai keberlanjutan suplai batu bara dan gas agar transisi energi tetap berjalan lancar.