BUMN Baru Agrinas Didirikan untuk Perkuat Sektor Pangan dan Perkebunan
Bisnis
Ekonomi Makro
24 Mar 2025
104 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Agrinas merupakan transformasi dari tiga BUMN yang fokus pada sektor pangan, perkebunan, dan perikanan.
Pembentukan Agrinas tidak akan mendapatkan suntikan modal dari Kementerian Keuangan, melainkan dari dividen Danantara.
Rencana pembangunan Agrinas mencakup budi daya ikan dan pengembangan perkebunan sawit di Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto mengadakan rapat dengan beberapa menteri untuk membahas pembentukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) baru yang bernama Agrinas. Agrinas merupakan gabungan dari tiga BUMN yang bergerak di bidang pangan, perkebunan, dan perikanan. Tiga BUMN tersebut adalah Virama Karya, Yodya Karya, dan Indra Karya, yang kini berganti nama menjadi PT Agrinas Jaladri Nusantara, PT Agrinas Pangan Nusantara, dan PT Agrinas Palma Nusantara. Dalam rapat tersebut, Menteri Koordinator bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menjelaskan rencana kerja Agrinas, termasuk pembangunan budi daya ikan dan perkebunan sawit.
Agrinas tidak akan mendapatkan suntikan modal dari Kementerian Keuangan, melainkan akan menggunakan dividen dari Danantara, lembaga pengelola investasi nasional. Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, menyatakan bahwa alokasi dividen untuk Agrinas masih akan dibahas lebih lanjut. Rapat tersebut juga dihadiri oleh beberapa menteri lainnya, termasuk Menteri Pertanian dan Menteri Kelautan dan Perikanan.
Analisis Ahli
Rosan Roeslani
Agrinas harus dibangun lebih kuat secara struktural melalui evaluasi dan koordinasi yang baik supaya visi dan misi perusahaan dapat tercapai dengan optimal.

