AI summary
AS berusaha mengurangi ketergantungan pada China untuk mineral kritis. Perintah eksekutif Trump bertujuan untuk mempercepat produksi mineral domestik. Keterlibatan Ukraina dalam kesepakatan mineral menunjukkan upaya diplomatik AS di sektor energi. Selama beberapa dekade, Amerika Serikat bergantung pada negara-negara seperti China untuk mineral penting, tetapi situasi ini mungkin akan berubah. Presiden AS, Donald Trump, telah menggunakan kekuatan perang untuk meningkatkan produksi mineral dalam negeri, seperti uranium, tembaga, dan emas. Ia menandatangani perintah eksekutif yang memanfaatkan Undang-Undang Produksi Pertahanan untuk mengurangi ketergantungan pada China, yang menguasai banyak produksi mineral. Perintah ini memberikan wewenang kepada Sekretaris Pertahanan untuk mempercepat proyek mineral dan mencari lokasi di tanah federal untuk produksi mineral.China mendominasi produksi dan pengolahan banyak mineral penting, dan AS mengimpor 50 persen mineral kritis dari negara tersebut. Trump juga mengumumkan rencana untuk menandatangani kesepakatan mineral langka dengan Ukraina. Langkah ini diambil untuk meningkatkan keamanan nasional dan mengurangi risiko ketergantungan pada negara pesaing. Sebelumnya, mantan Presiden Joe Biden juga menggunakan Undang-Undang Produksi Pertahanan untuk mendukung penambangan dalam negeri.
Langkah ini menunjukkan keseriusan AS dalam mengatasi risiko geopolitik terkait ketergantungan terhadap China di sektor mineral strategis. Namun, percepatan produksi mineral domestik harus dibarengi dengan keberlanjutan lingkungan agar kebijakan ini tidak menimbulkan dampak negatif jangka panjang.