TLDR
Tencent berinvestasi besar dalam kecerdasan buatan untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang. Kolaborasi dengan DeepSeek menunjukkan komitmen Tencent terhadap inovasi open-source. Aplikasi Yuanbao menunjukkan potensi besar dalam pasar aplikasi di China. Tencent Holdings, perusahaan teknologi terbesar di China, sedang berinvestasi besar-besaran dalam kecerdasan buatan (AI) untuk pertumbuhan jangka panjang. CEO Tencent, Pony Ma, mengungkapkan kekagumannya terhadap DeepSeek, sebuah perusahaan yang membuat model AI yang bebas digunakan dan dimodifikasi. Tencent menerapkan strategi "double-core" dengan menggunakan model AI dari DeepSeek dan modelnya sendiri, Yuanbao. Mereka juga berencana untuk merilis model AI baru dalam waktu dekat.Investasi Tencent dalam infrastruktur AI meningkat pesat, dengan pengeluaran mencapai 36,6 miliar yuan (sekitar 5,1 miliar dolar AS) pada kuartal terakhir tahun lalu. Tencent berharap dapat memanfaatkan AI untuk meningkatkan bisnis inti mereka, termasuk iklan dan ekosistem WeChat. Meskipun saham Tencent turun 3,8 persen, analis percaya bahwa investasi ini akan membawa pertumbuhan jangka panjang bagi perusahaan.