Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Tencent Gunakan Strategi Ganda AI untuk Kuasai Pasar Teknologi China

Teknologi
Kecerdasan Buatan
SCMP SCMP
20 Mar 2025
25 dibaca
1 menit
Tencent Gunakan Strategi Ganda AI untuk Kuasai Pasar Teknologi China

Rangkuman 15 Detik

Tencent menerapkan strategi diversifikasi dalam pengembangan AI dengan menggunakan model dari DeepSeek dan model internal.
Investasi Tencent dalam infrastruktur AI menunjukkan komitmen jangka panjang untuk pertumbuhan di sektor teknologi.
Aplikasi Yuanbao Tencent telah berhasil menarik perhatian pengguna dan bersaing dengan produk dari perusahaan lain.
Tencent, perusahaan teknologi terbesar di China, sedang berinvestasi besar-besaran dalam kecerdasan buatan (AI) untuk pertumbuhan jangka panjang. Mereka menggunakan dua model AI, yaitu DeepSeek dan model buatan sendiri yang disebut Yuanbao. Pendiri DeepSeek, Liang Wenfeng, mendapat pujian dari CEO Tencent, Pony Ma Huateng, karena produknya yang bersifat open-source dan gratis. Tencent menerapkan strategi "double-core" dalam AI, mirip dengan cara mereka mendominasi industri video game dengan mengembangkan game sendiri dan mendukung studio independen. Selain itu, Tencent juga meningkatkan pengeluaran untuk infrastruktur AI, dengan investasi mencapai 36,6 miliar yuan (sekitar 5,1 miliar dolar AS) pada kuartal keempat, yang hampir empat kali lipat dibandingkan tahun lalu. Aplikasi Yuanbao yang mereka luncurkan juga mengalami lonjakan pengguna, menjadi aplikasi paling populer ketiga di China dalam waktu singkat, bersaing dengan aplikasi dari ByteDance dan Alibaba.

Analisis Ahli

Kai-Fu Lee
Strategi Tencent mencerminkan pemahaman yang tajam tentang pentingnya AI terbuka dan kolaborasi, yang akan mempercepat inovasi teknologi di China dan meningkatkan daya saing global.
Andrew Ng
Menggunakan model ganda adalah pendekatan cerdas untuk mengurangi risiko dan memaksimalkan hasil pengembangan AI dengan menciptakan keseimbangan antara fleksibilitas open-source dan kekuatan teknologi milik sendiri.