Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Presiden Prabowo dan Sri Mulyani Garap Strategi Tingkatkan Rasio Pajak ke 23%

Finansial
Kebijakan Fiskal
News Publisher
21 Mar 2025
291 dibaca
1 menit
Presiden Prabowo dan Sri Mulyani Garap Strategi Tingkatkan Rasio Pajak ke 23%

AI summary

Peningkatan penerimaan negara menjadi fokus utama dalam pertemuan antara Presiden dan Menteri Keuangan.
Target tax ratio yang ambisius diharapkan dapat dicapai melalui strategi yang disusun oleh Kementerian Keuangan.
Perlu waktu untuk menyusun roadmap yang efektif dalam meningkatkan rasio pajak di Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani di Istana Negara untuk membahas cara meningkatkan pendapatan negara. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menginginkan agar rasio pendapatan negara, atau yang disebut tax ratio, bisa meningkat dari sekitar 10% menjadi 23% sebelum masa jabatannya berakhir. Sri Mulyani menjelaskan bahwa mereka akan melakukan berbagai strategi untuk mencapai target tersebut, termasuk perbaikan administrasi dan intensifikasi pajak.Sri Mulyani juga menyebutkan bahwa mereka memerlukan waktu untuk menyusun rencana atau roadmap yang jelas untuk mencapai rasio pajak yang diinginkan. Dia menambahkan bahwa Wakil Menteri Keuangan yang baru saja menjabat, Anggito Abimanyu, akan membantu dalam menyusun rencana tersebut.

Experts Analysis

Sri Mulyani Indrawati
Mendorong intensifikasi dan perbaikan administrasi perpajakan adalah kunci untuk meningkatkan penerimaan negara secara berkelanjutan.
Anggito Abimanyu
Pembuatan roadmap yang jelas sangat penting agar target tax ratio dapat dicapai dan sistem perpajakan menjadi lebih efektif.
Editorial Note
Peningkatan tax ratio hingga 23% merupakan target ambisius yang membutuhkan perubahan struktural dan perbaikan sistem perpajakan secara menyeluruh. Jika dilakukan dengan serius, ini dapat memperkuat basis fiskal Indonesia, tetapi tantangan besar tentu ada pada implementasi dan kepatuhan pajak masyarakat luas.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.