Presiden Prabowo dan Sri Mulyani Garap Strategi Tingkatkan Rasio Pajak ke 23%
Finansial
Kebijakan Fiskal
21 Mar 2025
67 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Peningkatan penerimaan negara menjadi fokus utama dalam pertemuan antara Presiden dan Menteri Keuangan.
Target tax ratio yang ambisius diharapkan dapat dicapai melalui strategi yang disusun oleh Kementerian Keuangan.
Perlu waktu untuk menyusun roadmap yang efektif dalam meningkatkan rasio pajak di Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani di Istana Negara untuk membahas cara meningkatkan pendapatan negara. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menginginkan agar rasio pendapatan negara, atau yang disebut tax ratio, bisa meningkat dari sekitar 10% menjadi 23% sebelum masa jabatannya berakhir. Sri Mulyani menjelaskan bahwa mereka akan melakukan berbagai strategi untuk mencapai target tersebut, termasuk perbaikan administrasi dan intensifikasi pajak.
Sri Mulyani juga menyebutkan bahwa mereka memerlukan waktu untuk menyusun rencana atau roadmap yang jelas untuk mencapai rasio pajak yang diinginkan. Dia menambahkan bahwa Wakil Menteri Keuangan yang baru saja menjabat, Anggito Abimanyu, akan membantu dalam menyusun rencana tersebut.
Analisis Ahli
Sri Mulyani Indrawati
Mendorong intensifikasi dan perbaikan administrasi perpajakan adalah kunci untuk meningkatkan penerimaan negara secara berkelanjutan.Anggito Abimanyu
Pembuatan roadmap yang jelas sangat penting agar target tax ratio dapat dicapai dan sistem perpajakan menjadi lebih efektif.


