TLDR
Nelayan diajak berperan aktif dalam pembersihan laut dengan mendapatkan kompensasi. Program ini bertujuan untuk menjaga kelestarian ekosistem laut dan memberikan edukasi kepada masyarakat. Pengawasan terhadap jumlah kapal yang bersandar penting untuk mencegah kerusakan ekosistem. Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Didit Herdiawan Ashaf, mengajak nelayan untuk tidak hanya menangkap ikan, tetapi juga mengumpulkan sampah plastik di laut. Program ini bertujuan untuk membersihkan laut dan melibatkan nelayan dengan memberikan kompensasi. Misalnya, jika nelayan mengumpulkan satu kilogram plastik, mereka akan mendapatkan imbalan yang sama dengan harga satu kilogram ikan. Ini dilakukan agar nelayan bisa membantu menjaga kelestarian ekosistem laut, terutama saat mereka tidak bisa menangkap ikan.Didit juga menekankan pentingnya menjaga lingkungan laut dari eksploitasi berlebihan, seperti over fishing dan over tourism. Ia mengingatkan bahwa limbah dari kapal yang bersandar di teluk bisa mencemari perairan. Oleh karena itu, pembersihan sampah plastik harus melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan nelayan, agar upaya ini lebih efektif dan berkelanjutan.