Strategi Indonesia Capai Swasembada Pangan 2026 dengan Diversifikasi dan Cadangan
Bisnis
Ekonomi Makro
19 Mar 2025
21 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Ketersediaan pangan harus menjadi prioritas utama dalam mencapai swasembada pangan.
Diversifikasi pangan diperlukan untuk meningkatkan sumber protein dan memastikan keberagaman pangan.
Kolaborasi antara pemerintah dan stakeholder sangat penting untuk menjaga keseimbangan dalam kebijakan pangan.
Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi, menjelaskan bahwa untuk mencapai swasembada pangan pada tahun 2026, yang terpenting adalah memastikan ketersediaan pangan terlebih dahulu sebelum memikirkan harga. Dia menekankan bahwa tidak ada gunanya jika harga pangan murah tetapi barangnya tidak ada. Oleh karena itu, kementerian terkait perlu mempersiapkan perencanaan dengan baik.
Selain itu, Arief juga menyebutkan pentingnya diversifikasi pangan, seperti meningkatkan produksi ikan sebagai sumber protein. Pemerintah akan bekerja sama untuk mempersiapkan cadangan pangan yang tidak hanya mencakup beras, gula, dan jagung, tetapi juga daging, telur, dan susu. Kunci keberhasilan adalah kolaborasi antara semua pihak yang terlibat dalam sektor pangan untuk menjaga keseimbangan dari hulu hingga hilir.
Analisis Ahli
Susi Pudjiastuti
Diversifikasi sumber pangan seperti ikan sangat penting untuk ketahanan pangan jangka panjang dan mengurangi ketergantungan pada komoditas pokok tertentu.Muhammad Nasir
Pengelolaan stok dan cadangan pangan yang efektif menjadi kunci agar Indonesia mampu menghadapi fluktuasi pasokan dan kerawanan pangan di masa depan.

