Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bank Indonesia Jaga Stabilitas Rupiah Meski Pasar Saham Bergolak

Bisnis
Ekonomi Makro
macro-economics (1y ago) macro-economics (1y ago)
19 Mar 2025
227 dibaca
1 menit
Bank Indonesia Jaga Stabilitas Rupiah Meski Pasar Saham Bergolak

Rangkuman 15 Detik

Rupiah menunjukkan stabilitas meskipun pasar saham mengalami gejolak.
Kebijakan ekonomi global, terutama dari AS, memiliki dampak signifikan terhadap pasar modal Indonesia.
Bank Indonesia berkomitmen untuk melakukan intervensi guna menjaga stabilitas nilai rupiah.
Bank Indonesia (BI) menyatakan bahwa nilai tukar rupiah relatif stabil meskipun pasar saham Indonesia mengalami banyak gejolak dalam dua bulan terakhir. Destry Damayanti, Deputi Gubernur Senior BI, menjelaskan bahwa pergerakan rupiah tetap stabil dibandingkan dengan negara lain, meskipun pasar saham menghadapi penurunan yang signifikan. Dia juga menyoroti bahwa kebijakan ekonomi dari Presiden AS, Donald Trump, berpengaruh besar terhadap pasar modal global, termasuk Indonesia, yang menyebabkan keluarnya modal sebesar Rp 22 triliun dari pasar saham. Meskipun ada tantangan di pasar saham, BI mencatat bahwa instrumen investasi seperti Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) masih menarik aliran modal masuk sebesar Rp 25 triliun. Destry menegaskan bahwa BI akan terus berperan aktif di pasar untuk menjaga stabilitas rupiah dan memberikan kepercayaan kepada investor bahwa fluktuasi nilai tukar ini bersifat sementara.

Analisis Ahli

Destry Damayanti
Rupiah yang stabil di tengah capital outflow pasar saham menunjukkan fundamental ekonomi yang kuat, dan intervensi BI efektif untuk menahan dampak volatilitas global.