Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

BI Pertahankan Suku Bunga, Rupiah Melemah di Tengah Ketidakpastian Global

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
19 Mar 2025
85 dibaca
1 menit
BI Pertahankan Suku Bunga, Rupiah Melemah di Tengah Ketidakpastian Global

AI summary

Rupiah mengalami depresiasi terhadap dolar AS setelah keputusan suku bunga.
Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan di 5,75% untuk menjaga stabilitas ekonomi.
Gubernur BI, Perry Warjiyo, menekankan pentingnya menjaga inflasi dalam sasaran yang ditetapkan.
Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat pada akhir perdagangan 19 Maret 2025, dengan posisi Rp16.520 per dolar. Hal ini terjadi setelah Bank Indonesia (BI) mengumumkan bahwa mereka mempertahankan suku bunga acuan di angka 5,75%. Indeks dolar AS juga menguat, menunjukkan bahwa nilai dolar semakin tinggi dibandingkan mata uang lainnya.Gubernur BI, Perry Warjiyo, menjelaskan bahwa keputusan untuk menahan suku bunga ini bertujuan untuk menjaga inflasi dan stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global. BI juga mempertahankan suku bunga Deposit Facility di 5% dan Lending Facility di 6,50%. Keputusan ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Experts Analysis

Perry Warjiyo
Menekankan pentingnya menjaga inflasi dalam target sambil mempertahankan stabilitas nilai tukar sebagai fondasi penguatan ekonomi berkelanjutan.
Editorial Note
Keputusan BI mempertahankan suku bunga acuan adalah langkah tepat untuk menyeimbangkan antara menjaga inflasi dan mendukung pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global. Meskipun rupiah melemah, stabilisasi suku bunga memberikan sinyal kestabilan moneter yang penting bagi investor dan pelaku ekonomi domestik.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.