TLDR
Rupiah diperkirakan akan stabil berkat inflasi yang rendah. Deflasi terjadi menjelang Ramadan dan Lebaran, yang biasanya meningkatkan tekanan inflasi. Nilai tukar rupiah lebih kuat dibandingkan mata uang negara mitra dan negara maju lainnya. Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pihaknya akan terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah karena inflasi di Indonesia sangat rendah. Hingga Februari 2025, Indonesia bahkan mengalami deflasi sebesar 0,09% menjelang Ramadan dan Lebaran, yang biasanya menyebabkan inflasi tinggi. Perry juga menjelaskan bahwa nilai tukar rupiah menunjukkan tren penguatan, meskipun ada sedikit pelemahan terhadap dolar AS di awal perdagangan pada 19 Maret 2025.Meskipun rupiah melemah 0,3% menjadi Rp16.470 per dolar AS, Perry optimis bahwa nilai tukar rupiah akan tetap stabil berkat prospek ekonomi Indonesia yang baik. Dia menambahkan bahwa nilai tukar rupiah lebih terkendali dibandingkan dengan mata uang negara lain, bahkan lebih kuat dibandingkan mata uang negara maju di luar Amerika Serikat.