IHSG Ambruk 7%, Dana Asing Keluar Rp 2,5 Triliun, Ini Penyebab Utamanya
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
19 Mar 2025
228 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
IHSG mengalami penurunan signifikan yang mencerminkan ketidakpastian pasar.
Dana asing keluar dari pasar saham Indonesia mencapai hampir Rp 2,5 triliun.
Faktor-faktor ekonomi seperti pelemahan rupiah dan beban fiskal berpengaruh besar terhadap investasi.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Indonesia mengalami penurunan drastis hingga 7% dalam perdagangan kemarin, mencapai level terendah sejak pandemi Covid-19. Pada saat yang sama, dana asing yang keluar dari pasar saham Indonesia mencapai Rp 2,49 triliun, dengan Rp 2,57 triliun berasal dari pasar reguler saham. Meskipun ada sedikit pembelian di pasar negosiasi dan tunai, total penjualan bersih oleh investor asing hampir mencapai Rp 2,5 triliun.
Penurunan IHSG ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk sentimen negatif dari dalam negeri dan keputusan Morgan Stanley yang menurunkan peringkat investasi di pasar modal Indonesia. Hal ini disebabkan oleh pelemahan nilai rupiah dan tantangan fiskal menjelang pelantikan presiden terpilih untuk periode 2024-2029, Prabowo Subianto. Berbagai isu ini menjadi perhatian pelaku pasar dan memengaruhi kinerja saham di Indonesia.
Analisis Ahli
Analis Pasar Modal
Penurunan ini mencerminkan reaksi pasar terhadap risiko politik dan ekonomi yang membebani outlook investasi jangka pendek di Indonesia.Ekonom Senior
Kebijakan fiskal yang belum stabil dan pelemahan nilai tukar rupiah membuat investor asing cenderung menarik dananya untuk mencari aset yang lebih aman.

