Airlangga Hartarto Akan Tinjau Ulang Aturan Trading Halt IHSG yang Lama
Bisnis
Ekonomi Makro
18 Mar 2025
274 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Airlangga Hartarto berencana untuk meninjau kembali aturan trading halt.
Trading halt diberlakukan ketika IHSG turun lebih dari 5% untuk menjaga stabilitas pasar.
IHSG mengalami penurunan signifikan pada perdagangan hari ini, yang memicu penghentian sementara perdagangan.
Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan bahwa pemerintah akan meninjau kembali aturan penghentian sementara perdagangan saham atau trading halt. Aturan ini diterapkan ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun lebih dari 5%. Airlangga menjelaskan bahwa aturan ini awalnya dibuat saat pandemi Covid-19 dan perlu direview untuk melihat apakah masih relevan.
Pada perdagangan terbaru, IHSG mengalami penurunan yang signifikan, bahkan sempat dihentikan sementara karena turun lebih dari 5%. Setelah perdagangan dilanjutkan, IHSG kembali turun hingga 7%. Hal ini menunjukkan bahwa pasar saham sedang mengalami tekanan, dan pemerintah ingin memastikan aturan yang ada tetap sesuai dengan kondisi saat ini.
Analisis Ahli
Anis Byarwati
Regulasi trading halt harus seimbang agar tidak menghambat likuiditas di pasar modal namun juga memberikan ruang untuk meredam volatilitas ekstrem.Kevin Anggara
Kebijakan trading halt yang terlalu sering dapat memperparah sentimen negatif pasar sehingga revisi aturan harus mempertimbangkan kondisi psikologis investor.


