IHSG Terjatuh Hingga 7%, Pasar Saham Indonesia Alami Tekanan Berat
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
19 Mar 2025
280 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
IHSG mengalami penurunan signifikan yang mencerminkan ketidakstabilan pasar.
Saham DCI Indonesia menjadi salah satu penyebab utama penurunan IHSG.
Perdagangan di BEI dapat dihentikan sementara untuk menjaga stabilitas pasar.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penurunan yang signifikan, dibuka melemah 1,16% ke level 6151 setelah kemarin turun hingga 7% ke level Rp6.084. Penurunan ini merupakan yang terendah sejak pandemi Covid-19, dan perdagangan saham sempat dihentikan sementara karena penurunan yang tajam. Banyak saham unggulan, terutama dari bank besar dan perusahaan teknologi, mengalami penurunan yang drastis.
Salah satu saham yang paling terpengaruh adalah DCI Indonesia (DCII), yang turun 20% ke level 115.800 setelah sebelumnya mengalami kenaikan yang terus-menerus. Penurunan ini terjadi setelah saham tersebut keluar dari papan pemantauan khusus, yang membuat investor khawatir dan berpengaruh pada IHSG secara keseluruhan.
Analisis Ahli
Ekonom Senior
Penurunan IHSG ini sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal dan internal, termasuk sentimen global yang bergejolak dan kondisi fundamental beberapa emiten besar yang mulai rapuh.

