Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

JD Vance Optimis TikTok Bisa Tetap Beroperasi di AS Sebelum Batas Waktu

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (1y ago) cyber-security (1y ago)
15 Mar 2025
236 dibaca
1 menit
JD Vance Optimis TikTok Bisa Tetap Beroperasi di AS Sebelum Batas Waktu

Rangkuman 15 Detik

JD Vance optimis bahwa kesepakatan untuk TikTok dapat tercapai sebelum batas waktu.
ByteDance menghadapi tekanan untuk menjual TikTok tetapi tetap pada posisi untuk tidak menjual.
Kendala dalam mencapai kesepakatan dapat terkait dengan aspek hukum dan kontrak yang kompleks.
Wakil Presiden JD Vance mengatakan bahwa dia berharap kesepakatan untuk menjaga TikTok tetap beroperasi di AS akan selesai sebelum batas waktu awal April. Dia menyebutkan bahwa akan ada kesepakatan tingkat tinggi yang dapat memenuhi kekhawatiran keamanan nasional dan memungkinkan adanya perusahaan TikTok yang terpisah di AS. Sejak undang-undang yang mengharuskan perusahaan induk TikTok yang berbasis di China untuk menjual atau menghadapi larangan mulai berlaku pada 19 Januari, pertanyaan tentang masa depan aplikasi berbagi video ini terus berlanjut. Mantan Presiden Donald Trump juga menyatakan bahwa pemerintah sedang dalam pembicaraan dengan "empat kelompok berbeda" mengenai TikTok dan bahwa kesepakatan bisa segera tercapai. Namun, TikTok dan perusahaan induknya, ByteDance, belum memberikan komentar tentang pembicaraan tersebut. Vance mengungkapkan kekhawatirannya bahwa beberapa masalah bisa membuat kesepakatan tidak selesai tepat waktu, meskipun Trump sebelumnya mengatakan bahwa batas waktu bisa diperpanjang jika diperlukan.

Analisis Ahli

Kashmir Hill (Jurnalis Teknologi, The New York Times)
Kebijakan AS terhadap TikTok menunjukkan bagaimana kekhawatiran geopolitik mulai mengarah pada regulasi teknologi yang sangat ketat, dan ini adalah contoh besar dari bagaimana keamanan siber dan hubungan internasional saling mempengaruhi.
Bruce Schneier (Ahli Keamanan Siber)
Memisahkan TikTok dari ByteDance bisa menjadi solusi parsial, tapi akar soal keamanan data tidak akan hilang sepenuhnya kecuali data dikelola secara transparan dan diawasi ketat oleh pihak independen AS.