Bank Jepang Diprediksi Tahan Suku Bunga di Tengah Dampak Tarif AS
Bisnis
Ekonomi Makro
13 Mar 2025
95 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Bank of Japan diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan mendatang.
Kebijakan tarif Donald Trump diperkirakan akan berdampak negatif pada ekonomi Jepang.
Kenaikan suku bunga diharapkan terjadi pada kuartal ketiga, terutama setelah negosiasi upah.
Bank of Japan diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap pada pertemuan 19 Maret, dengan lebih dari dua pertiga ekonom memperkirakan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 0,75% pada kuartal ketiga, kemungkinan besar pada bulan Juli. Sebagian besar ekonom juga percaya bahwa kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump akan berdampak negatif pada ekonomi Jepang. Hanya satu dari 62 ekonom yang memprediksi perubahan suku bunga pada pertemuan tersebut, sementara 70% responden memperkirakan kenaikan suku bunga akan terjadi pada bulan Juli.
Ekonom mengatakan bahwa saat ini tidak ada kebutuhan mendesak untuk menaikkan suku bunga karena tekanan inflasi telah mereda. Namun, kenaikan upah yang signifikan dari perusahaan besar di Jepang memberikan peluang bagi Bank of Japan untuk mempertimbangkan kenaikan suku bunga di masa depan. Sebagian besar ekonom juga khawatir bahwa ketidakpastian akibat kebijakan tarif AS dapat mempengaruhi rencana investasi dan produksi perusahaan di Jepang.
Analisis Ahli
Takumi Tsunoda
Penurunan depresiasi yen dan meredanya tekanan harga impor mengurangi kebutuhan untuk menaikkan suku bunga saat ini, dengan fokus pada data negosiasi upah yang akan tersedia pada Juli.Kento Minami
Tidak ada alasan mendesak untuk mengubah suku bunga saat pasar sedang tidak stabil.Harumi Taguchi
Kebijakan tarif Trump memberikan ketidakpastian yang menghambat perencanaan produksi dan investasi, meningkatkan risiko penurunan investasi modal.