Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Konflik Anggaran AS: Demokrat Tolak RUU Partai Republik, Risiko Shutdown Meningkat

Finansial
Kebijakan Fiskal
fiscal-policy (1y ago) fiscal-policy (1y ago)
13 Mar 2025
178 dibaca
1 menit
Konflik Anggaran AS: Demokrat Tolak RUU Partai Republik, Risiko Shutdown Meningkat

Rangkuman 15 Detik

Schumer menolak RUU pengeluaran Republik dan mendorong rencana Demokrat untuk pembiayaan sementara.
Ada ketegangan di antara Demokrat mengenai strategi menghadapi penutupan pemerintah.
John Fetterman menekankan pentingnya tidak menghukum rakyat dengan penutupan pemerintah.
Pemimpin Demokrat Senat, Chuck Schumer, mengatakan partainya akan memblokir undang-undang pengeluaran yang diajukan oleh Partai Republik untuk mencegah penutupan pemerintah. Dia meminta Partai Republik untuk menerima rencana Demokrat yang memberikan pendanaan sementara selama sebulan. Namun, ada ketidakpastian apakah Schumer dapat mendapatkan dukungan dari Demokrat moderat untuk melaksanakan ancaman tersebut, karena beberapa dari mereka khawatir bahwa penutupan pemerintah dapat merugikan pekerja federal dan memberikan dampak negatif pada ekonomi. Sementara itu, Partai Republik di Senat mengklaim tidak ada alternatif yang layak untuk undang-undang yang disetujui oleh DPR. Beberapa Demokrat moderat ingin mencari solusi jangka pendek untuk menghindari penutupan, tetapi ada juga yang menolak strategi yang dapat menyebabkan kekacauan. Dalam situasi ini, ketegangan di antara anggota partai terlihat meningkat, dan beberapa senator menyatakan bahwa mereka tidak akan mendukung penutupan pemerintah karena dapat merugikan banyak orang.

Analisis Ahli

Gene Healy (Senior Fellow di Cato Institute)
Shutdown pemerintah seringkali lebih disebabkan oleh politisasi daripada masalah fiskal yang nyata, dan kesepakatan jangka pendek biasanya menjadi solusi pragmatis untuk menghindari krisis ekonomi.
Norm Ornstein (Senior Fellow di AEI)
Partai Demokrat harus berhati-hati agar strategi mereka tidak memicu backlash politik, terutama di negara bagian yang pemilihnya lebih konservatif atau sedang menghadapi dampak ekonomi secara langsung.